spot_img
BerandaKabar WashliyahLima Hari di Sumut, Inilah Kegiatan Ketum PB Al Washliyah, Mulai dari...

Lima Hari di Sumut, Inilah Kegiatan Ketum PB Al Washliyah, Mulai dari Panti Hingga Jenguk Beberapa Tokoh

MEDAN – Kunjungan kerja Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah Dr. KH. Masyhuril Khamis, MM bersama rombongan ke Sumatera Utara kali ini benar-benar dimanfaatkan dengan maksimal. Sosok yang satu ini tidak hanya datang ke acara yang menjadi tujuannya. Selama di Sumut sekitar lima hari, beliau juga menyempatkan diri untuk mengunjungi dan bersilaturahim dengan tokoh, kader atau senioren Al Washliyah di daerah yang didatangi atau dilewati.

Ibarat pepatah sambil mendayung dua tiga pulau terlampaui. Namun ini sekali kunjungan kerja bukan dua tiga tempat lagi yang disambangi. Ketum PB Al Washliyah ini menyempatkan diri mengunjungi banyak tempat yang dilewatinya untuk sekedar silaturahmi dan bercengrama dengan warga Al Washliyah terutama yang sedang ditimpa cobaan sakit.

Ketika sampai di Bandara Internasional Kuala Namu pada Jumat 23 Juli 2021, rombongan pengurus besar ini melaksanakan sholat Jumat di Masjid PTPN II Deliserdang lalu mengunjungi Panti Asuhan Al Washliyah Pulo Brayan. Di sana Ketum sempat memberikan semangat kepada anak-anak panti. Menjelang sore rombongan dari Jakarta itu istirahat sebentar untuk persiapan tahlilan malam ketiga di kediaman Almarhum H. Maslin Batubara.

Selepas Magrib, Ketum dan rombongan bergerak menuju rumah tokoh Al Washliyah Dr. Maslin Batubara untuk ta’ziah malam ketiga. Ketum sempat memberikan sambutan atas nama PB Al Washliyah. Menjelang tengah malam rombongan meninggalkan rumah duka dan langsung menuju ke Kabupaten Labuhanbatu.

Ketum kunjungi Ust. Halim Hasibuan
Foto: KH. Masyhuril Khamis mengunjungi ustadz Halim Hasibuan di rumahnya.

Di Labuhanbatu selain menghadiri Wisuda Universitas Al Washliyah Labuhanbatu pada Sabtu 24 Juli 2021, Ketum PB Al Washliyah itu keesokan harinya menyempatkan diri datang ke Panti Asuhan Al Arief Al Washliyah lalu menjenguk Ustadz Halim Hasibuan di rumahnya. Mantan Ketua PD Al Washliyah Labuhanbatu itu memang kondisi kesehatannya kurang sehat dan harus cuci darah secara rutin. Kehadiran Kiyai Khamis itu setidaknya telah membuat senang dan terhibur, karena mereka berdua merupakan sahabat lama.

Meninggal Labuhanbatu dan memasuki Kabupaten Labuhanbatu Utara siang hari. Rombongan pun singgah sebentar untuk makan siang di sebuah rumah makan di pinggur sungai. Secara kebetulan orang nomor satu di Al Washliyah ini bertemu dengan orang nomor satu di Labura yaitu Bupati dan Wakil Bupati Labura yang tengah makan siang juga. Sempat juga silaturahmi dua rombongan itu sambil bersantap siang.

Ketum bertemua bupati dan wakil bupati labura
Foto: Ketum dan Sekjen PB Al Washliyah secara tidak sengaja bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati Labura di sebuah rumah makan di kabupten tersebut.

Setelah itu dalam perjalanan ke Medan, Kiyai Masyhuril Khamis juga meluangkan waktu untuk mendatangi salah satu kader Al Washliyah yang sedang sakit yaitu Razak Damanik. Ditemani Sekjen PB Al Washliyah Dr. H. Amran Arifin, MM, Ketum Al Washliyah itu mengunjungi Razak di kediamannya di Asahan.

Menurut Kiyai Masyhuril, Razak merupakan kader Al Washliyah yang juga salah satu pimpinan di sekolah Al Washliyah di Kabupaten Asahan. Beliau juga menyatakan bahwa dirinyalah yang dulu mentraining Razak ke di Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH). “Dulu itu saya yang mentrainingnya di HIMMAH,” ungkapnya.

Ketum kunjungi Razak Damanik
Foto: Ketum dan Sekjen PB Al Washliyah menyambangi kader Al Washliyah Razak Damanik di rumahnya di Asahan.

Usai membesuk Razak, lalu Ketum dan Sekjen PB Al Washliyah menyempatkan diri melihat lokasi tanah Al Washliyah di Bunut, Asahan yang sedang dalam masalah. Tanah sekitar 2400 meter itu menurut Kiyai Masyhuril akan dibangun Pesantren Al Washliyah. Kunjungan tersebut didampingi langsung Ketua PD Al Washliyah Asahan.

Sesampainya di Medan, kunjungan silaturahmi juga terus dilakukan Ketum Al Washliyah itu ke tokoh Al Washliyah. Kali ini yang disambanginya yaitu mantan pengurus di PB Al Washliyah dan senior di HIMMAH yaitu Ihyar Hasibuan di rumahnya.

Ketum kunjungi tanah Al Washliyah di Bunut, Asahan
Foto: Bersama dengan Sekjen PB Al Washliyah, Ketum melihat langsung kondisi tanah Al Washliyah di Bunut, Kabupten Asahan.

Seperti dua keluarga besar Al Washliyah lainnya, Ihyar Hasibuan juga dalam kondisi kurang sehat. Beliau sempat terkena stroek sehingga sebagian memorinya hilang mengakibatkan tidak kenal orang. Kehadiran Ketum Al Washliyah yang ditemani Ketua Majelis Sosial PB Al Washliyah Dr. H. Ismail Efendy dan pimpinan Univa Medan itu untuk memberikan semangat kepada yang bersangkutan dan para keluarganya.

Menurut KH. Masyhuril Khamis kegiatan silaturahmi kepada orang-orang Al Washliyah sudah seharusnya dihidupkan kembali. Dia mengingatkan dalam beralwashliyah untuk selalu menjaga tali silaturahmi. “Meski kita berbeda pendapat, berbeda pilihan politik namun jangan memutuskan tali silaturahmi sesama orang Al Washliyah,” katanya kepada kabarwashliyah.com.

Ketum kunjungi Ichyar
Foto: Kunjungan Ketum PB Al Washliyah ke rumah tokoh Al Washliyah H. Ichyar Hasibuan yang sedang sakit.

Beliau mengajak kepada semua Keluarga Besar Al Washliyah untuk tetap menjaga silaturahmi. Saat ini kegiatan silaturahmi di kalangan warga dan pengurus Al Washliyah sangat lemah. Biasanya ini diakibatkan karena berbeda pendapat di organisasi dan berbeda pandangan politik. Padahal bila mengacu kepada arti dari Al Washliyah yaitu menghubungkan, untuk itu sesama warga Al Washliyah harus menjaga silaturahmi.

“Sudahlah kita lupakan itu perbedaan ketika Muswil atau Pilkada yang lalu itu. Kini kita kembali merajut tali silaturahmi yang sudah jarang kita lakukan. Para pengurus Al Washliyah saya minta untuk mengunjungi warga Al Washliyah di daerahnya. Rajut kembali silaturahmi tersebut. Terutama mereka yang sedang ditimpa musibah karena sakit,” pinta orang nomor satu di organisasi bulan sabit bintang lima itu.

(mrl)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille