BerandaKabar WashliyahPelaksanaan Muktamar XXII Al Washliyah Diundur ke Maret 2021

Pelaksanaan Muktamar XXII Al Washliyah Diundur ke Maret 2021

JAKARTA – Muktamar ke 22 Al Jam’iyatul Washliyah yang rencananya pada 18 – 21 Februari 2021 kembali diundur. Keputusan pengunduran ini diambil dalam rapat Panitia Muktamar yang dilaksanakan Rabu 10 Februari 2021 di kantor Pengurus Besar Al Washliyah di Rawasari Jakarta Pusat.

Panitia lalu memutuskan pemunduran waktu muktamar selama satu bulan. Diputuskan untuk pelaksanaan muktamar pada 18 – 20 Maret 2021. Pengunduran waktu dilakukan karena kondisi yang masih belum memungkinkan. Namun diharapkan sebelum bulan puasa, muktamar bisa dilaksanakan.

Rapat Panitia Muktamar Al Washliyah yang dipimpin Sekretaris Panitia Dedi Iskandar itu juga kembali menegaskan bahwa pelaksanaan akan tetap dilaksanakan di Jakarta. Untuk itu panitia akan berupaya mendapatkan izin kegiatan di tengah Pandemi Covid-19 yang terus meningkat di Jakarta.

Dalam rapat tersebut juga diminta kepada Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana segera menyelesaikan tugas-tugas kepanitiaannya guna mempersiapkan segala sesuatunya. Menurut informasi, tugas-tugas SC terkait penyiapan draf-draf muktamar sudah akan rampung.

Perlu diketahui, Muktamar Al Washliyah kali ini akan sangat berbeda dengan muktamar sebelumnya. Bila nanti izin muktamar diperoleh dari pemerintah maka peserta yang hadir secara fisik akan dibatasi jumlahnya. Kemungkinan besar yang akan hadir secara fisik yaitu PB Al Washliyah, PW Al Washliyah se Indonesia, Perwakilan Luar Negeri dan Pimpinan Pusat Organisasi Bagian. Peserta yang lainnya akan ikut muktamar secara virtual.

Hasil Rapat Panitia Muktamar akan disampaikan kepada PB Al Washliyah, Dewan Fatwa dan Dewan Pertimbangan. Karena nanti pertemuan dengan tiga lembaga ini yang akan memutuskan apakah hasil rapat panitia bisa diterima atau sebaliknya.

(mrl)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah