BerandaKabar WashliyahUBN Serukan Persatuan Umat Islam Dalam Tablig Akbar di Milad Ke 87...

UBN Serukan Persatuan Umat Islam Dalam Tablig Akbar di Milad Ke 87 Al Washliyah

CIREBON – Indonesia yang ditakdirkan Allah Swt sebagai umat Islam terbesar di dunia memiliki potensi sebagai tempat kebangkitan pradaban Islam di muka bumi. Dengan potensi yang begitu kuat maka umat Islam Indonesia jangan pernah putus asa untuk terus bersatu, meski tantangannya begitu berat. Demikian Ustadz Bakhtiar Natsir dalam acara Tablig Akbar Peringatan Milad Organisasi Islam Al Jam’iyatul Washliyah ke 87 yang diadakan Pengurus Daerah Al Washliyah Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya dalam waktu dekat peradaban barat akan hancur dan peradaban timur yang akan bangkit. Pradaban barat dengan ideologi materialisme dan sistem kapitalismenya sebentar lagi akan berakhir karena barat selama ini hebat bukan karena pintar. Sistem ekonomi kapitalis yang mereka anut sangat erat hubungannya dengan kolonialis.

“Ekonomi kapitalis melekat dengan kolonialisme atau penjajahan. Barat itu bisa maju karena hasil dari mengeruk kekayaan negeri jajahannya dan ketika negeri jajahannya di timur mulai kuat maka mereka mulai kehilangan rampasannya,” kata Bakhtiar Natsir Minggu (26/11) dalam Tablig Akbar Milad Al Washliyah di Sumber, Cirebon. Kondisi tersebut membuat peluang peradaban timur bangkit kian terbuka.

Karena itu umat Islam dan Ormas Islam di Indonesia harus bersatu dan jangan mau dipecah belah. Sesungguhnya dikatakan Bakhtiar Natsir, Ormas Islam yang ada di Indonesia merupakan dari sumber yang satu. Meski berbeda nama organisasi namun sama-sama Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Untuk itu, dalam ceramahnya sekitar satu jam tersebut, dia mengajak umat Islam untuk bersatu. “Sebenarnya tidak ada perbedaan yang mendasar karena sesungguhnya Ormas-Ormas Islam ini satu guru,” katanya.

Tabligh Akbar Milad AW
Foto: Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar dan Ustadz Bakhtiar Natsir (UBN) menghadiri acara Tabligh Akbar peringatan Milad ke 87 tahun Al Washliyah yang diadakan PD Al Washliyah Cirebon pada Minggu (26/11) malam di Sumber, Cirebon.

Dikatakan UBN, demikian beliau lebih dikenal, agama Islam masuk ke nusantara dengan cara yang santun bukan melalui peperangan. “Dan yang hebat di Indonesia adalah bahwa Islam masuk tidak dengan perperangan. Karenanya orang-orang yang bawaannya mau perang tidak akan laku,” tegasnya. Sangat berbeda dengan di Turki, yang peradabannya diwarnai dengan peperangan dari zaman ke zaman.

Sedangkan ulama-ulama Indonesia melakukan perlawanan dengan berperang ketika berhadapan dengan para penjajah. “Para ulama hanya mengangkat senjata kalau ada yang hendak menjajah negeri ini. Makanya ada resolusi Jihad yang dikeluarkan Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari,” tegas UBN dihadapan jamaah yang menghadiri Milad HUT Al Washliyah Cirebon.

Dia mengajak umat pada malam itu bertekat untuk menjaga ketertiban, keamanan, kedamaian di Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Melalui majelis Al Washliyah sesuai dengan namanya yaitu menyatukan kita semua,” katanya di hadapan ratusan jamaah yang memadati arena Tablig Akbar di depan kantor PD Al Washliyah Cirebon.

Dalam kesempatan itu, untuk menyatukan umat Islam, UBN mengajak Ketua Umum Gerakan Pemuda Al Washliyah Wizdan Fauran Lubis dan Ketua GP Anshor Cirebon Ujang Sultoni bersamaisama bertekad untuk bersatu. Kedua tokoh muda dari dua Ormas Islam itu diberikan kesempatan menyampaikan pesan-pesan persatuan di depan kaum muslimin.

Dalam peringatan Milad ke 87 Al Washliyah hadir juga Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar, Sekjen PB Al Washliyah Masyhuril Khamis, Ketua PW Al Washliyah Jabar Karsidi Diningrat, Sekretaris PW Al Washliyah DKI Jakarta Hendra Gunawan Taher, Kapolres Cirebon, pimpinan Ormas Islam se Cirebon dan warga masyarakat.

(mrl)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille