spot_img
BerandaKabar WashliyahJelang Rakernas Pendidikan, Muslimat Al Washliyah Adakan Pertemuan

Jelang Rakernas Pendidikan, Muslimat Al Washliyah Adakan Pertemuan

GARUT – Pimpinan Pusat Muslimat Al Washliyah menggelar rapat persiapan jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pendidikan Dasar dan Menengah Al Washliyah di Batam, Kepulauan Riau pada bulan ini. Rapat Muslimat Al Washliyah dilakukan usai menggelar kegiatan bakti sosial bagi korban banjir di Garut, Jawa Barat.

Dijelaskan pengurus PP Muslimat Al Washliyah, rapat itu membahas persiapan Rakernas Pendidikan yang akan membahas Sistem Pendidikan Al Washliyah (SPA) dan PAUD. “Pertemuan singkat PP Muslimat guna membahas persiapan Rakernas MPDM yg akan berlangsung di Batam Februari,” kata pimpinan rapat Ketum PP Muslimat Al Washliyah Dr. Azizah.

Rapat muslimat AW
Foto: Pengurus PP Muslimat Al Washliyah saat rapat di Garut, Jawa Barat yang dipimpin Ketum Dr. Azizah.

Dalam Rakernas nanti, organisasi kaum ibu di Al Washliyah itu akan diberikan porsi untuk mengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sehingga rapat singkat di Garut juga membahas kesiapan muslimat menerima amanah tersebut. Rapat pun menghasilkan beberapa keputusan yaitu menyikapi tata cara pengelolaan PAUD/RA/TK.

Terkait pengelolaan PAUD maka kewewenangan penyusunan Sistem Pendidikan Al Washliyah bagi PAUD menjadi tanggung jawab Muslimat Al Washliyah sebagai pengelola. Selain itu, rapat juga menyepakati beberapa kebijakan terkait masalah organisasi. “Keputusan lain yaitu menyangkut beberapa kebijakan PP Muslimat Al Washliyah dalam menghadapi Rakernas,” terang Azizah beberapa waktu lalu.

(mrl)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille