BerandaKabar WashliyahUnjuk Rasa di Mapolres, Umat Islam Medan Minta Ahok Diusir Dari Indonesia

Unjuk Rasa di Mapolres, Umat Islam Medan Minta Ahok Diusir Dari Indonesia

MEDAN – Aksi umat Islam terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang dianggap menghina agama Islam tidak hanya terjadi di Jakarta. Aksi serupa juga terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara pada Jumat (14/10) siang. Umat Islam Kota Medan menggelar ujuk rasa dengan mendatangi Mapolres Medan.

Massa gabungan Ormas Islam Kota Medan itu menuntut agar Ahok diusir dari Indonesia. Pernyataan Ahok tersebut dinilai mencoreng nilai-nilai kebangsaan kebhinekaan. Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Ishak Ali Muda saat berdemo di Mapolres Medan.

Menurutnya pernyataan Ahok terkait Surat Al Maidah Ayat 51 benar-benar menyakiti hati umat Islam. Gubernur Jakarta itu dianggap merusak toleransi beragama yang sudah lama terjaga di Indonesia. “Usir Ahok dari Negara Republik Indonesia karena sudah merusak toleransi beragama di negeri ini,” ujar Ishak yang didampingi aktivis IPA Kota Medan.

img_20161014_191748

Pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu, kata Ishak bukan hanya menghina umat Islam di Jakarta, tetapi juga menghina seluruh umat Islam. Untuk itu kaum muslimin di Medan melaporkan masalah ini ke pihak yang berwajib untuk diproses.

Sebelum mendatangi Mapolres untuk berunjuk rasa, massa terlebih dahulu berkumpul di Masjid Agung Kota Medan. Usai melaksanakan Sholat Jumat lalu massa bergerak ke Mapolres untuk melaporkan penistaan yang dilakukan Ahok. Menurut Ishak, tidak hanya IPA yang turut dalam demo tersebut, induk organisasi yaitu Al Washliyah dan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) juga turut serta.

(mrl)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah