spot_img
BerandaKabar WashliyahBupati Lebak Resmikan Madrasah Tsanawiyah Al Washliyah Baduy

Bupati Lebak Resmikan Madrasah Tsanawiyah Al Washliyah Baduy

LEBAK – Bupati Kabupaten Lebak Iti Octavia Jayabaya meresmikan Madrasah Tsanawiyah (Mts) Al Washliyah Baduy pada Kamis 21 Juli 2016 yang terletak di Kampung Margaluyu, Desa Leuwidamar, Kec. Leuwidamar, Lebak, Banten. Madrasah ini berdiri di atas tanah seluas 2.080 m2 dengan memiliki tiga ruang belajar dan satu kantor. Semuanya ini berasal dari wakaf DR (HC) Maslin Batubara yang diberikan kepada PB Al Washliyah.

Pembangunan madrasah setingkat SMP itu dimulai sejak awal April 2016, dan pada tahun pelajaran 2016-2017 sudah bisa mulai beroperasi menerima siswa baru. Menurut pewakif Maslin Batubara hal ini merupakan bentuk kepeduliannya terhadap pembinaan pendidikan bagi anak-anak daerah Baduy. Di daerah ini sebelumnya sudah berdiri sebuah madrasah ibtidaiyah Al Washliyah. Untuk itu setelah tamat Ibtidaiyah anak-anak di sini bisa langsung masuk ke jenjang tsanawiyah.

Pewakif pun berharap di desa itu bisa dibangun sekolah yang lebih tinggi yaitu madrasah aliyah. “Insya Allah akan dibangun madrasah jenjang aliyah, dan seterusnya,” kata Maslin Batubara yang merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Al Washliyah itu.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. Yusnar Yusuf menceritakan sedikit sejarah Al Washliyah di hadapan sekitar 2000 warga yang hadiri. Dia mengatakan Al Washliyah telah masuk ke Baduy, Kabupaten Lebak sejak 1988. Masuknya Al Washliyah ke suku Baduy ditandai dengan berdirinya MI Al Washliyah.

Ketum PB Al Washliyah ini mengungkapkan betapa pentingnya peran putra asli Baduy yaitu Parta Supriatna dalam proses pembangunan lembaga pendidikan Al Washliyah di kampung itu. Saat ini Parta menjabat sebagai Ketua PD Al Washliyah Lebak dan Kepala MI Al Washliyah Baduy.

Secara khusus Yusnar Yusuf mengatakan bahwa Al Washliyah siap menerima putra-putri Baduy yang ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Al Washliyah saat ini memiliki sekitar 9 perguruan tinggi yang berada di Sumatera dan Kalimantan. Kepada Bupati Lebak, orang nomor satu di Al Washliyah itu meminta adanya sinergi antara Washliyah dengan pemerintah daerah.

Sebelum penandatanganan prasasti peresmian Mts Al Washliyah, Bupati Lebak Iti Jayabaya menyatakan kegembiraan dan terima kasih kepada Washliyah. Secara khusus dia menyebut apa yang dilakukan Dr. Maslin Batubara perlu dicontoh. Di tengah keterbatasan dan ketatnya prosedur penggunaan anggaran negara, maka cara wakaf ini menjadi sesuatu yang sangat membantu dalam penyediaan sarana pendidikan.

Menurut Iti Jayabaya apa yang dilakukan pewakif tentunya dilakukan dengan penuh keikhlasan. Kabupaten Lebak, kata Bupati, akan menciptakan Lebak Cerdas, Lebak Sehat, dan Lebak Sejahtera.

Bupati Lebak
Foto: Bupati Kabupaten Lebak Iti Octavia Jayabaya makan bersama pengurus Al Washliyah usai meresmikan Madrasah Tsanawiyah (Mts) Al Washliyah Baduy.

Acara peresmian Mts yang dikaitkan dengan agenda kunjungan kerja bupati dan halal bi halal ini berlangsung semarak yang dihadiri anggota DPRD, SKPD, Camat se Lebak serta ribuan warga masyarakat. Juga tampak hadir dari jajaran PB. Al Washliyah Sekjen Masyhuril Khamis, Ketua Amran Arifin, Sekretaris MPDM Ridwan Tanjung, jajaran Dewan Pertimbangan, Ismail Effendi, Prof. Dr. Syahrin Harahap, Yahya Tanjung.

Hadir juga Ketua Dewan Fatwa Prof. Dr. Ramli Abdul Wahid, Rektor UNIVA Prof. Dr. Basyaruddin, Rektor UMN Drs. Kondar Siregar, M.Si, ulama Al Washliyah H. Lukman Yahya dan H. Nizar Syarif. Sementara dari PW. Al Washliyah Banten nampak Ketua Edi Sunaryo, Nizam Harahap, Bukhori dan Marelang Harahap serta Pengurus Muslimat Al Washiyah.

Di akhir acara Bupati Lebaka Iti Octavia yang tampak egerjik, lincah dan akrab itu berkesempatan foto dan makan bersama dengan pengurus serta anggota Washliyah dan warga masyarakat.

(rilis/mrl)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille