spot_img
BerandaKabar WashliyahSatu Jam Bersama Ketua Umum PP IPA

Satu Jam Bersama Ketua Umum PP IPA

JAKARTA – Kabarwashliyah.com dalam kesempatan pertemuan dengan Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Al Washliyah (PP IPA) periode 2015-2020 pada Senin (23/5/2016) ke Kantor PB Al Washliyah, Jalan Jenderal Ahmad Yani No 41 Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, sempat bincang-bincang santai selama satu jam hingga jelang waktu Maghrib.

Orangnya berperawakan sedang tidak kurus dan tidak terlalu gemuk. Saat diajak bicara terkesan santai dan rileks. Dialah yang bernama Ishak Ali Muda, Ketua PP IPA yang baru terpilih pada Muktamar IPA yang berlangsung tanggal 06-08 November 2015 yang lalu di Kota Medan, Sumatera Utara.

Meski Ishak anak IPA, istilah yg biasa disebut untuk pengurus dan anggota IPA, beliau sudah berumah tangga pada tahun 2014. Ia mempersunting seorang wanita idamannya bernama Dwina Andriani yang saat ini sedang bekerja di perusahaan Kalbe Farma yang baru pindah mutasi ke Jakarta dan Alhamdulillah sedang hamil.

Orang tua Ishak bukan berasal dari keluarga Al Washliyah. Dan menyekolahkan semua anak-anaknya ke Madrasah Al Washliyah Jalan Ismailiyah Medan, yang letaknya tidak jauh dari rumah tempat tinggal mereka.

Pendidikan Ishak sebenarnya sudah tidak tergolong pelajar lagi. Dimulai dari Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah, semua dijalani di Al Washliyah Jalan Ismailiah Medan. Pendidikan S1 di IAIN Sumut jurusan Agama Islam, kini ia sedang menyusun tesis S2 jurusan “Administrasi Pendidikan” di UNIMED (Universitas Medan), dahulu disebut IKIP.

Cita-cita Ishak saat ini ingin menjadi dosen, tapi sewaktu masa kecil dulu ingin menjadi pilot, yang akan datang nggak tahu, jangan-jangan bisa berubah lagi ingin menjadi seorang konglomerat muslim. Saat ini Ishak sedang menekuni bisnis konveksi.

Harapannya Al Washliyah bisa bersinergi dengan usahanya ini, dia telah mencoba mendekati beberapa sekolah Al Washliyah, tapi belum membuahkan hasil.

Menurut Ishak, kalau berbisnis di Al Washliyah dengan cara yang halal itu sah-sah saja, yang tidak benar adalah mencari uang di Al Washliyah dengan cara menyalahgunakan amanah yang diberikan.

Pengalaman organisasi lshak di Al Washliyah sedikit unik. Diawali dari Sekretaris Ranting IPA Ismailiyah Medan, Ketua IPA Kecamatan Medan Denai, Wakil Sekretaris PD IPA Medan, dan ketua IPA Sumut 2011-2014.

Sebelum jadi Ketua PP IPA hasil Muktamar IPA 2015, ia menjadi Ketua Komisariat HiMMAH di Fakultas Tarbiyah periode 2008 sampai dengan 2010.

TARIK ORANG SUKSES

Ishak mempunyai pandangan sendiri tentang Al Washliyah. Ia melihat akhir-akhir ini Al Washliyah sebagai wadah silaturrahim sudah banyak dimanfaatkan orang-orangnya untuk kepentingan pribadi menjadi tangga naik untuk mengantarkannya ke panggung politik.

Di sisi lain Ishak melihat organisasi Islam yang besar, mereka menarik orang luar yang sukses masuk ke dalam organisasinya, tapi Al Washliyah sendiri terbalik, banyak orang-orangnya yang berkiprah di luar Al Washliyah.

Orang-orang di Pulau Jawa pada umumnya tidak mengenal Al Washliyah, selalu saja mereka salah sebut bila menyebut nama Al Jam’iyatul Washliyah.

Banyak juga didapati orang yang menjadi pengurus Al Washliyah tidak tahu banyak tentang Al Washliyah. Harapannya kepada Al Washliyah agar dapat memerankan kadernya ke tengah-tengah masyarakat.

Pandangannya tentang anak muda Indonesia sekarang ini cukup memprihatinkan. Semestinya anak muda maju dengan mengutamakan ilmu dan aktifitas ekonomi untuk menopang hidupnya, tapi kebanyakan anak muda sekarang malah menganggur tak tahu kemana arah dirinya mau dibawa. Akhirnya menjelang tamat kuliah, mereka menyesal tidak mendapat kerja.

Ishak belakangan ini sering berdiskusi antar organisasi bagian Al Washliyah di kantor PB, guna untuk memajukan Al Washliyah. Dalam waktu dekat berniat akan mempertemukan mereka dengan Majelis Dakwah dan Komunikasi (MDK) PB Al Washliyah untuk mengetahui rencana Dakwah di Al Washliyah dan membangun wawasan pemikiran global.

Tanpa disadari, pembicaraan kabarwashliyah.com dengan Ishak sudah hampir satu jam. Kami mengakiri bincang-bincang dengan Salat Maghrib berjemaah di ruang rapat kantor organisasi Al Washliyah ini.
(Abdul Mun’im)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille