spot_img
BerandaKabar WashliyahMedan Desak PP IPA Bentuk Kursus Kader Dakwah

Medan Desak PP IPA Bentuk Kursus Kader Dakwah

MEDAN – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PD IPA) Kota Medan, Sumatera Utara,  mendesak PP IPA untuk segera merealisasikan pembentukan Kursus Kader Dakwah (KKD) dan lembaga Pendidikan Tilawatil Qur`an (LPTQ). Bukan hanya wacana namun menjadi suatu program kerja nyata pengurus.

Hal ini menurut Kordinator Bidang Dakwah PD IPA Kota Medan, Banu Wira Baskara,  sangatlah  penting untuk tetap menjaga eksistensi IPA dalam mencetak kader ulama.
“Kami tahu bahwa IPA adalah titik awal kader  untuk mengenali organisasi Al Jam`iyatul Washliyah. Jika kader-kader ini tidak dibimbing dengan kegiatan dan pendidikan agama yang sesuai dengan Al Qur`an dan Sunnah, serta sejalan dengan AD & ART Al Washliyah, maka dikhawatirkan akan ada kader yang mendakwahkan sesuatu yang bertolak belakang dengan Al Washliyah,” kata Banu kepada kabarwashliyah.com

Ditambahkannya, saat ini banyak kader-kader IPA yang sekolah di lembaga pendidikan yang bukan Al Washliyah. Mereka sudah banyak mengenyam proses kaderisasi dari organisasi Islam lain yang kebetulan legal sebagai program ekstra kurikuler.

“Kami dari PD IPA Kota Medan sangat berharap wacana ini dapat terlaksana. Kami tidak ingin jika PP IPA yang terpilih pada Muktamar ke XII kemarin hanya memberikan janji saja tapi yang kami harapkan bahwa KKD dan LPTQ dapat menjadi program kerja awal dari PP IPA,” pinta Banu melalui surat elektroniknya ke website Al Washliyah ini.
(rilis/esbeem)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille