BerandaMajelisBebaskan Dari Tuntutan, Washliyah Siap Ganti Kerugian Nenek Asyani

Bebaskan Dari Tuntutan, Washliyah Siap Ganti Kerugian Nenek Asyani

JAKARTA – Pengurus Majelis Amal Sosial Pengurus Besar Aljam`iyatul Washliyah (PB Al Washliyah) kirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Intinya adalah meminta agar Nenek Asyani dibebaskan dari tuntutan, setidak-tidaknya dengan hukuman ringan.

Hal itu ditegaskan Ketua Majelis Amal Sosial PB Al Washliyah, H.Syamsir Bastian Munthe,  di Jakarta, Minggu (15/3/2015) terkait proses hukum yang dialami oleh Nenek Asyani, 63 tahun, di Pengadilan Situbondo, Jawa Timur. Menurut dia, jika kerugian dari kasus tuduhan pencurian itu sebesar Rp4,3 juta, sangatlah memilukan karena menyeret seorang nenek hingga ke meja hijau.

“Washliyah akan siap ganti kerugian Nenek Asyani, kalau hanya sebesar nilai itu,  sesungguhnya sangat memilukan,” kata Syamsir penuh kecewa.

Sebagai mana diketahui, Asyani ditahan sejak Desember 2014. Ia didakwa dengan Pasal 12 juncto Pasal 83 UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan. Ia didakwa mencuri kayu Jati di lahan Perhutani. Dalam persidangan, Asyani pernah menangis dan bertekuk lutut depan majelis hakim agar dirinya dibebaskan, namun proses hukumnya terus berlangsung hingga kini.

“Kami akan berkirim surat kepada Presiden, jaksa Agung dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Proses hukum yang dialami seorang nenek di Situbondo itu sangat menggugah pimpinan dan pengurus Washliyah,” kata Syamsir.

Kasus ini diakui Syamsir menjadi perhatian publik. Termasuk pimpinan tertinggi Ormas Al Washliyah. Karena itu, dia mengimbau penegak hukum dan penguasa negara ini supaya mengedepankan hati nurani. “Alangkah eloknya jika nenek Asyani itu dibebaskan secara hukum,” pinta Syamsir.

Majelis sosial ini terus memantau perkembangan proses hukum, serta sikap Menteri Kabinet Jokowi-JK terhadap proses hukum seorang warga (wong cilik) di Situbondo. Alangkah baiknya, Presiden RI dengan kekuatan dan kewenangan konstitusinya segera menghentikan  proses hukum ini.

Pihak Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur menyerahkan sepenuhnya kasus Asyani (alias Muaris) Situbondo kepada Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, karena permasalahan pencurian sudah masuk ranah hukum.

Kasus itu berawal dari laporan Perum Perhutani Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Jatibanteng, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Besuki, Sub-Kesatuan Pemangkuan Hutan (SKPH) Bondowoso Utara, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso.

Laporan dengan Nomor 02/KP/Jtgtg/Bsk/2014 itu dilatarbelakangi peristiwa hilangnya dua pohon jati dengan keliling 115 centimeter dan 105 centimeter.

Ia menjelaskan, nilai kerugian dari kasus pencurian kedua pohon tersebut Rp4.323.000. Berdasarkan kejadian itu dilaporkan ke Polsek Jatibanteng sesuai Laporan Polisi setempat Nomor LP/K/11/VII/2014/Res.Sit/Sek.Jatibanteng.

(rilis/esbeem)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah