spot_img
BerandaKabar WashliyahKoalisi Tanpa Syarat Jokowi Terbantahkan

Koalisi Tanpa Syarat Jokowi Terbantahkan

JAKARTA – Koalisi tanpa syarat yang selama ini digembar-gemborkan Presiden Jokowi-JK ternyata sebuah bualan. Dari 34 menteri, setelah dilakukan penelusuran, ternyata 21 menteri merupakan unsur partai dan selebihnya baru profesional. Hal ini dikatakan Ketua Umum Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Raditya Perwira pada Selasa (28/10) malam di Jakarta.

Menurutnya selama ini dinyatakan bahwa kabinet yang nanti akan dibentuk murni profesional dan bukan jatah-jatahan bagi Parpol pendukung. “Tapi nyatanya kabinet yang telah dilantik kemarin itu diduduki oleh 21 orang berasal dari partai pendukung dan hanya 13 orang yg dianggap profesional,” katanya. Hal ini jelas Raditya membuktikan bahwa koalisi tanpa syarat terbantahkan.

Ketum PP IPA ini juga mengkritisi tentang posisi Menko yang dijabat politisi muda. Menurutnya pos Menko harus diisi politisi yang lebih berpengalaman. “Ada posisi Menko yang diduduki oleh SDM yang masih sangat muda dan tidak pengalaman di kabinet yaitu Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan oleh Puan maharani yang juga merupakan putri dari Ketua Umum PDIP,” terangnya.

Masih di daftar menko yang mendapat sorotannya, yaitu posisi Menko Ekuin yang dijabat orang berlatar belakang hukum. “Menurut saya ini sangat mengkhawatirkan bagi Bangsa Indonesia,” tegas Raditya.

Tidak hanya Menko yang menjadi perhatian Ketum Pelajar Al Washliyah itu. Beberapa menteri Kabinet Kerja ala Jokowi itu dinilai tidak sesuai antara kemampuan dengan wilayah kerjanya. Nama-nama menteri yang tidak tepat dengan jabatannya adalah Imam Nahrawi yang mengisi pos Menpora, Rahmat Gobel Menteri Perdagangan, Saleh Husein Menteri Perindustrian dan Suci Pudjiastuti mengisi posisi Menteri Perikanan dan Kelautan.

“Ini menarik, karena nama tersebut menduduki posisi yang tidak sesuai kalau kita melihat dari background masing-masing,” ungkapnya. Yang mengecewakan, paska pengumuman kabinet, ada menteri yang tidak tahu apa yang akan dikerjakannya saat ditanya wartawan. “ini menandakan bahwa Jokowi telah memilih org yg duduk dipos2 menteri yg tidak visioner,” ujarnya. Kondisi ini menunjukan bahwa seluruh pos menteri tidak ada yang diambil dari hasil seleksi masyarakat yang dilakukan oleh team transisi milik Jokowi. lagi-lagi menurut Raditya pendukung jokowi tertipu.

(mrl)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille