BerandaKabar WashliyahNyalon Hakim MK, Dimyati Menegaskan Kasusnya Sudah Selesai

Nyalon Hakim MK, Dimyati Menegaskan Kasusnya Sudah Selesai

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI FPPP Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa kasusnya sudah selesai, baik yang ditangani kejaksaan agung maupun yang lain, sehingga dirinya makin yakin dengan pencalonan dirinya sebagai calon hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK), yang akan memulai uji kelayakan dan kepatutan pada Senin (3/2/2014) minggu depan di Komisi III DPR RI bersama 8 tim pakar tersebut.

“Saya sudah mendesak kejaksaan agung agar kalau dianggap mempunyai kasus agar segera dinaikkan dan dituntaskan, dan jangan digantung. Sebab, kasus yang digantung itu tidak enak. Saya pun sebenarnya bisa menggugat balik orang yang melaporkan itu, hanya saying orangnya sudah meninggal. Jadi, saya sudah tidak ada masalah,” ujar mantan Bupati Pandeglang, Banten itu dalam diskusi ‘Siapa pantas menjadi hakim konstitusi?” di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Sebelumnya ada beberapa perwakilan masyarakat Banten yang mengadukan kasus pinjaman Rp 200 miliar dari Bank Jabar, dan kasus perempuan yang diduga melibatkan Dimyati Natakusumah ini. Namun, hal itu dibantah dan semuanya kata Dimyati sudah selesai.

Selain sebagai politisi di DPR RI, Wakil Ketua Umum DPP PPP ini juga sebagai dosen diperguruan tinggi. Karena itu, dia sudah bisa membuat makalah, dan menyusuh mahasiswanya membuat makalah. “Jadi, silakan kalau makalah saya mau diuji oleh Komisi III DPR, apakah baik, ilmiah, berkualitas, atau tidak? Di mana kajiannya adalah hukum tata negara termasuk MK,” ujarnya.

Karena itu dia mendaftar mengingat syaratnya harus mendaftar ke DPR RI untuk nyalon hakim MK tersebut. Di mana tak semua yang berasal dari parpol itu buruk. Sebab kalau setiap dari parpol selalu dianggap jelek, lalu siapa yang akan menjadi penyeimbang kekuasaan di MK?

“Meski saya doktor di bidang hukum, pantas atau tidakkah menjadi hakim MK, ya Wallahua’lam. Bahwa hakim MK itu harus negerawan, yaitu mengabdi dan berjuang untuk negara. Baik hakim MK, hakim MA, presiden, menteri, dan sebagainya semuanya menjadi wakil Tuhan. Tapi, kalau kemudian Pak Akil ditangkap karena terima suap, itu berarti menjadi wakil syetan,” pungkas Dimyati yang disambut tawa hadirin. (am/gardo)

 

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah