BerandaKabar WashliyahVideo Beredar di Youtube, Ustad Hariri Bantah Menendang

Video Beredar di Youtube, Ustad Hariri Bantah Menendang

USTAD Hariri jadi sorotan di media massa. Ustad yang beken lewat sinetron “Islam KTP” itu, terekam kamera menekan kepala pria yang membungkuk, dengan kakinya yang ditekukkan.

Dalam video yang diunggah di youtube itu, sang ustad kelihatan emosional. Meski demikian, kalimat yang diucapkannya, tidak begitu jelas terdengar dalam rekaman tersebut.

Ustad Hariri saat dihubungi wartawan via telepon membenarkan pria berjubah putih dengan sorban itu adalah benar dirinya. Ia tidak menyangkalnya. Namun, ia membantah apabila dalam video itu sedang marah-marah.

“Saya enggak marah. Itu beritanya sepotong sepotong, enggak ada awalan dan enggak ada akhiran. Jadi tanggapannya beragam, ditambah audio yang buruk dan yang dipakai bahasa daerah jadinya multi intepretasi,” ucapnya, Rabu, (12/2/2014), di ujung telepon.

Ustad Hariri menceritakan bahwa peristiwa tersebut, terjadi satu bulan silam, saat ia berceramah di kawasan Cakuang, Bandung, Jawa Barat. Saat itu, ia menegur petugas sound system karena ada masalah pada audio.

“Saya hanya minta audionya diangkat, saya malah diteriakin. Reaksi orang-orang jadi heran, saya juga merasa heran. Dia cenderung menantang. Dan, ketika saya tanya dia malahan menantang. Terus saya bilang, daripada teriak-teriak mending minta maaf,” lanjutnya.

Ia juga membantah jika disebut mendaratkan tendangan. Ia hanya mengunci supaya tidak pergi ke mana-mana sampai dirinya selesai berbicara. “Saya bukannya menendang tapi mengunci, saya bilang jangan ke mana-mana sampai saya selesai ngomong,” ucapnya.

Ia juga menegaskan dirinya tidak minta orang yang dikuncinya untuk mencium kakinya. “Saya enggak minta cium kaki, enggak ada niat seperti itu,” tandasnya.

(tribunenews.com/esbeem)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah