BerandaKabar WashliyahPPATK Desak Dana Kampanye Pemilu Segera Diteken

PPATK Desak Dana Kampanye Pemilu Segera Diteken

JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah sejak lama merancang kerjasama (MoU) tentang dana kampanye, namun hingga saat ini belum juga diteken. Karena itu, PPATK berharap KPU bisa segera menyelesaikan MoU tersebut. Hal itu agar pelaksanaan pemilu tidak didukung oleh pengusaha gelap baik kepada peserta maupun penyelenggara pemilu itu sendiri.

“Salah satu yang diharapkan dari kerjasama itu adalah penyelenggaraan Pemilu yang tidak didukung oleh pengusaha gelap, dalam hal itu adalah kepada peserta maupun penyelenggara Pemilu. Namun, sampai sekarang MoU itu belum diteken, maka saya harap hal itu segera bisa diteken agar pemilu bisa lebih baik,” tegas Kepala PPATK M Yusuf di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (27/1/2014).

Selain itu lanjut Yusuf, pihaknya berharap ada kerelaan dari parpol meskipun tidak diatur dalam UU, agar para penyelenggara pemilu untuk mensponsori menyerahkan rekening (pengurus) parpol. Demikian pula untuk caleg, meskipun Undang-undang tidak mengaturnya.

Salah satu hal yang mendorong agar segera meneken MoU soal pengawasan dana kampanye itu adalah ketika Ketua Bawaslu Muhammad diketahui pernah mengalami upaya dugaan suap melalui pemberian mobil Camry. “Ketua Bawaslu itu mau disogok dengan mobil Camry yang diantar ke rumahnya, tapi ditolak. Itu yang perlu kita antisipasi terlepas benar atau tidak?” tambahnya.

Dan, kalau upaya penyuapan itu bisa ditemukan menurut Yusuf, hal itu bisa dilaporkan ke penegak hukum. Karena itu, momentum pemilu saat ini sangat penting, di mana kita punya treatment agar pemilu 2014 ini lebih baik. (am/gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah