spot_img
BerandaKabar WashliyahDPR akan Kaji DIM RUU PPDK dari Pemerintah

DPR akan Kaji DIM RUU PPDK dari Pemerintah

JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) RUU Percepatan Pembangunan Daerah Kepulauan (PPDK) menerima daftar inventaris masalah (DIM) dari pemerintah untuk dijadikan bahan kajian Pansus dalam membahas RUU yang menjadi kebutuhan masyarakat kepulauan.

Ketua Pansus RUU PPDK Abdul Gaffar Patappe (FPD) yang ditemui usai memimpin rapat pada Rabu (11/12/2013) di Gedung DPR RI Jakarta, menjelaskan, kalau DIM itu nantinya menjadi bahan sandingan RUU tersebut. Dengan penyerahan DIM ini berarti mulai ada kesepahaman antara DPR dan pemerintah. Diharapkan, memasuki awal tahun 2014, RUU PPDK segera dibahas intensif dengan pemerintah.

Betapa pun agenda politik begitu padat di tahun 2014, bila bisa selesai sebelum Pemilu itu lebih baik. Bila tidak selesai juga, maka dibahas pasca-Pemilu. “Tapi, masih ada waktu hingga Oktober 2014.” ujarnya.

Sementara itu, Mendagri Gamawan Fauzi sebelum menyerahkan DIM kepada Ketua Pansus, menyatakan, perlu kehati-hatian dalam membahas RUU ini, karena banyak materi yang sesungguhnya sudah diatur dalam UU lainnya yang menyangkut daerah.

Pembahasan RUU ini, lanjut Gamawan, mencerminkan semangat para pengambil kebijakan untuk mensejahterakan masyarakat kepulauan. Banyak tantangan yang dihadapi untuk membangun daerah kepulauan. Salah satunya, karena daerah kepulauan berbatasan langsung dengan negara lain. Ini membutuhkan kebijakan tersendiri. Apalagi, ciri khas daerah kepulauan adalah didominasi lautan. Ini mebutuhkan kerja sama sektoral.

Sedangkan Azhar Romli dari FPG, anggota Pansus ini berharap, RUU PPDK bisa selesai sebelum Pemilu. Tekad menyelesaikan RUU ini butuh komitmen tinggi dari para anggota Pansus. Dan DIM yang diserahkan pemerintah sebetulnya menjadi bahan review atas semua kebijakan menyangkut daerah selama ini. (am/gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille