BerandaKabar WashliyahDua Komisioner KPU RI Tidak Terbukti Bersalah

Dua Komisioner KPU RI Tidak Terbukti Bersalah

JAKARTA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan dua komisioner Komisi Pemilihan Umum tidak terbukti bersalah dalam sidang kode etik. Untuk itu DKPP merehabilitasi nama baik mereka.

“DKPP merehabilitasi nama baik Teradu I atas nama Arief Budiman dan Teradu II atas nama Sigit Pamungkas masing-masing selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia,” kata Valina Singka dalam sidang dengan agenda pembacaan Putusan di Ruang Sidang DKPP, Jl. MH Thamrin No.14, Rabu (20/11/2013).

Selaku ketua majelis Jimly Asshiddiqqie didampingi anggota majelis Nur Hidayat Sardini, Valina Singka Subekti, Saut H Sirait, Anna Erliyana, serta Nelson Simanjuntak.

Sementara itu, DKPP menjatuhkan sanksi tertulis berupa peringatan ringan kepada Teradu III atas nama Arif Rahman Hakim selaku Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. “Teradu III telah bertindak tidak cermat dalam mengelola administrasi Pemilu dan terbukti melanggar ketentuan Pasal 15 huruf b Peraturan Bersama KPU, BAWASLU, dan DKPP Nomor 1, 11, 13 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum,” katanya.

Untuk diketahui, Pengadu Yulianus Dwaa, ketua Ketua Koalisi Rakyat Pro-Demokrasi Provinsi Papua. Pihak Teradu I Arief Budiman, Teradu II Sigit Pamungkas dan Teradu III Arief Rahman Hakim.

Yulianus melaporkan ke DKPP, karena Sombuk Musa Yosep yang telah dilantik sebagai anggota KPU Provinsi Papua sesungguhnya tidak termasuk dalam 10 (sepuluh) calon anggota KPU Provinsi Papua yang dinyatakan lolos dan diajukan oleh Timsel KPU Provinsi Papua kepada KPU melalui Surat Timsel Nomor 017/Timsel-KPU/PAPUA/VI/2013 perihal Nama Calon Anggota KPU Provinsi Papua pada tanggal 17 Juni 2013 sesuai ketentuan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011. Begitu pula halnya dalam pengumuman 10 (sepuluh) calon anggota KPU Provinsi Papua di berbagai media massa di Papua antara lain dimuat dalam Surat Kabar Harian Cenderawasih Pos tanggal 18 Juni 2013 dimana dalam pengumuman tersebut tidak terdapat nama Sombuk Musa Yosep. (gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah