spot_img
BerandaKabar WashliyahASBI Bogor Sediakan Pendidikan Bertaraf Internasional Bagi 100 Siswa Berprestasi

ASBI Bogor Sediakan Pendidikan Bertaraf Internasional Bagi 100 Siswa Berprestasi

BOGOR – Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), sekolah berasrama setingkat SMA bertaraf internasional di bawah naungan Putera Sampoerna Foundation, hari ini resmi mengukuhkan penerimaan 100 siswa-siswi baru untuk tahun ajaran 2013/2014 yang berasal dari 24 provinsi, dari Aceh hingga Papua bergabung dengan 338 siswa angkatan sebelumnya di kelas 11 dan 12 di kampus Bogor ini.

Akademi Siswa Bangsa Internasional, yang sebelumnya bernama Sampoerna Academy, memastikan bahwa siswa-siswi yang berprestasi dan memiliki jiwa calon pemimpin dari seluruh Indonesia akan dapat mengenyam pendidikan berkualitas guna menjadi pemimpin bangsa masa depan yang berkaliber tinggi, dengan kemampuan akademis dan berahlak baik.

Penerimaan siswa-siswi baru Akademi Siswa Bangsa Internasional ini merupakan bagian dari realisasi visi Putera Sampoerna Foundation untuk menciptakan 1.000 pemimpin setiap tahun. Mereka terpilih melalui proses seleksi ketat yang meliputi pra-seleksi pendataan dari dokumen, tes potensi akademis, tes wawancara, Focus Group Discussion hingga home visit.

Putera Sampoerna Foundation senantiasa terus berupaya meningkatkan akses guna pemerataan pendidikan bagi anak bangsa. Pada tahun ajaran 2013/2014 ini, Akademi Siswa Bangsa Internasional meningkatkan penerimaan siswa-siswi dari wilayah Indonesia Timur. Sebanyak 28 siswa-siswi dari wilayah Indonesia Timur menerima bantuan dana pendidikan dari para donatur dan mitra Putera Sampoerna Foundation untuk menempuh pendidikan selama 3 tahun. Mereka berasal dari Lombok, Manado, Kupang, Ambon, Biak, Manokwari, Fakfak, Jayapura dan Merauke.

“Putera Sampoerna Foundation percaya bahwa putera-puteri dari Indonesia Timur memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas. Mereka memiliki potensi untuk menjadi pemimpin masa depan berkualitas di Indonesia. Potensi mereka harus digali dan dikembangkan agar kelak mereka menjadi pemimpin bangsa yang tangguh dan berkarakter, serta nantinya mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan negara, khususnya masyarakat di daerahnya,” ujar Nenny Soemawinata, Managing Director Putera Sampoerna Foundation.

Menurut data World Bank (2010), tingkat pendaftaran murid Sekolah Menengah Atas di Indonesia hanya berada di tingkat 45%. Persentase tersebut lebih rendah bila pengukuran hanya dilakukan terhadap keluarga prasejahtera. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama dari berbagai pihak untuk meratakan akses pendidikan di Indonesia. Kerjasama Putera Sampoerna Foundation dengan berbagai mitra melalui bantuan dana pendidikan merupakan wujud nyata partisipasi dan kontribusi untuk mengurangi angka putus sekolah khususnya di kalangan remaja sehingga mereka kelak menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas, sebagai upaya menuju Indonesia yang lebih baik. Jalinan kerjasama ini salah satunya dengan PT Angkasa Pura I (Persero) yang memiliki kesamaan komitmen dalam berperan aktif untuk menciptakan calon pemimpin bangsa yang mandiri dan berkarakter.

“Masyarakat membutuhkan pengembangan kualitas dan kesempatan memperoleh pendidikan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang terbaik di Indonesia. Merupakan tanggung jawab semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada siswa Indonesia yang berprestasi, khususnya siswa dari Indonesia Timur, untuk memperoleh pendidikan berkualitas agar kelak nanti menjadi pemimpin bangsa yang tangguh dan berkarakter,” ujah Daan Ahmad selaku Direktur Human Capital General Affair PT Angkasa Pura I (Persero).

Akademi Siswa Bangsa Internasional dan Siswa Bangsa Education Ecosystem (SBEE)
Sejak didirikan pada tahun 2009, Akademi Siswa Bangsa Internasional merupakan sekolah yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi dan berkarakter dari keluarga prasejahtera. Sejak tahun 2012 dan di tahun 2013 ini, Akademi Siswa Bangsa Internasional membuka tempat sebanyak 20% untuk siswa-siswi berprestasi dengan sistem berbayar hal ini dilakukan untuk memberi peluang bagi siswa-siswi berprestasi lainnya yang ingin bersekolah dan mengenyam sistim pendidikan internasional dengan kampus berasrama. (rl/gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille