27.1 C
Jakarta
Sabtu 3 Desember, 2022
spot_img

IPW Desak Polda Jatim Tidak Diam Soal Proses Pemilukada Jatim

JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) mendesak kepada Polda Jawa Timur agar tidak diam terhadap potensi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dibalik sejumlah masalah dalam proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) Provinsi Jatim.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jatim, tidak mencantumkan nama untuk pasangan calon Gubernur Khofifaj Indar Parawansa – Herman Suryadi Sumawireja dalam dalam Formulir C1 atau formulir berita acara perhitungan suara yang telah dicetak KPU Jatim.

“IPW mendesak Polda Jatim harus melihat adanya aksi kejahatan yang bisa memicu konflik horizontal di daerahnya. Sikap KPUD yg menerbitkan Formulir C 1 yang tidak layak, berpotensi memanipulasi suara yg akan berdampak buruk terhadap integritas pilkada dan kamtibmas Jatim,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane, Selasa, (13/8/2013).

Pane mengatakan, sikap KPUD Jatim yang tidak profesional, tidak proporsional, tidak netral, dan tidak bekerja sesuai standar operasional. Dengan penggunaan Formulir C1 seperti itu merupakan contoh manipulasi penghitungan yang mengerikan yang tidak bisa diterima, apalagi itu terjadi pada saat tidak ada kondisi force majeure (mendesak).

“Kalau pun ada force majeure, KPUD harus meminta persetujuan Panwaslu dan keputusannya harus dituangkan dalam berita acara rapat pleno,” ujarnya.

Pane memaparka, penyimpangan yang dilakukan oleh KPUD Jatim, terjadi bukan karena kelalaian, tetapi kesengajaan. Kasus Formulir C 1 menunjukkan bahwa ada masalah netralitas dengan KPUD karena pelanggaran dilakukan sistematis, terstruktur, dan masif. Sebab katanya, sebuah kejahatan yang bisa dilaporkan Panwaslu maupun peserta Pilkada ke Polda Jatim. Tanpa adanya laporan, kejahatan tersebut bisa diusut Polda Jatim sebagai sebuah antisipasi dini agar stabilitas kamtibmas di Jatim tetap terjaga.

“Sikap KPUD Jatim ini bisa memicu konflik di akar rumput. Untuk itu IPW mendesak Polda Jatim agar bertindak cepat menyita semua Formulir C 1 dan meminta KPU Pusat mencetak ulang Formulir C 1 agar penyelenggaraan Pilgub Jatim berjalan netral dan aman,” papar Pane.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
1,230PengikutMengikuti
206PengikutMengikuti
100PelangganBerlangganan

Latest Articles