spot_img
BerandaKabar WashliyahTips Pemudik Hindari Pembiusan

Tips Pemudik Hindari Pembiusan

JAKARTA – Kejahatan dengan modus pembiusan selalu terjadi pada setiap arus mudik Lebaran. Pihak Polda Metro Jaya selalu mengingatkan kepada  pemudik untuk selalu waspada agar tidak mudah dikerjai oleh para pelaku pembiusan yang selalu beraksi saat lengah.

Untuk menghindari dari kejahatan pembiusan, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, memberikan tips sebagai berikut:

1.Jangan terlihat bingung bila Anda memasuki terminal atau stasiun. Karena bingung biasanya menjadi sasaran empuk bagi pelaku pembiusan. Bila memerlukan informasi, bertanyalah pada Polisi, Satpam atau petugas keamanan setempat.

2. Dihimbau agar mudik tidak sendirian. Usahakan sedikitnya dua orang atau bersama teman. Jika terpaksa sendirian maka waspadalah dan jangan terlihat bingung.

3. Jangan terlalu percaya dengan orang yang baru dikenal atau ditemui saat di terminal bus, stasiun ka atau bandara.

4. Hati-hati jika ditawari minuman, makanan atau barang dagangan lainnya. Jangan mudah percaya pada orang yang tak dikenal menawarkan makanan dan minuman. Bisa jadi, makanan atau minuman tersebut sudah dicampur dengan obat bius

5. Jangan membawa barang terlalu banyak atau mengenakan barang perhiasan yang mencolok. Selain merepotkan, hal itu tentunya mengundang pelaku kejahatan untuk melakukan kejahatan.

6. Jika menjadi korban atau mengetahui kejahatan pembiusan serta kejahatan lainnya, segera melapor ke Pos Polisi terdekat atau menghubungi call Center Pengaduan Polda Metro Jaya: 110.

(humas polda metro jaya/esbeem)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille