BerandaKabar WashliyahMendagri Prihatin Rendahnya Kinerja Kepala Daerah

Mendagri Prihatin Rendahnya Kinerja Kepala Daerah

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, mengaku prihatin atas masih rendahnya kinerja para kepala daerah. Mendagri berharap mereka bisa meningkatkan kinerjanya sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik.

“Saya membaca hasil sebuah survei, hasilnya masih 31%. Padahal perjalanan reformasi sudah 15 tahun,” kata Gamawan saat membuka acara Orientasi Kepemimpinan dan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Bagi Bupati/Walikota di Badan Pendidikan dan Latihan Kementerian Dalam Negeri, Jl Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (27/5/2013)

Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil survei bahwa kinerja para kepala daerah selama 15 tahun reformasi masih rendah. Hasil survei menunjukkan tingkat kinerja secara umum hanya 31%.

Gamawan menerima hasil survei tersebut. Menurutnya survei itu menjadi perbaikan dan evaluasi para kepala daerah. Kementerian Dalam Negeri akan memakai hasil survei itu untuk memberikan perbaikan sekaligus arahan kepada para kepala daerah.

Gamawan Fauzi juga kecewa karena kepada kepala daerah (gubernur. Bupati dan walikota) yang masih tetap menerima pegawai honorer, sehingga kebijakan tersebut menguras APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

“Penerimaan tenaga honorer tidak dibenarkan lagi karena bisa memberatkan anggaran, rata-rata 60 persen APBD terkuras untuk belanja aparatur di daerah. Artinya, belanja publik dan untuk masyarakat hanya 40 persen.

Kebijakan kepala daerah itu, lanjut Gamawan, mengakibatkan kelebihan pegawai sehingga dikhawatirkan pegawai itu datang ke kantor, kemudian absen, mengobrol dan jam 3 sore pulang. Bahkan, pegawai ini mengetik satu surat saja dalam sehari belum tentu mengerjakannya. (gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah