spot_img
BerandaKabar Washliyah99,5 Persen Ujian Nasional SMA Lulus

99,5 Persen Ujian Nasional SMA Lulus

JAKARTA – Sebanyak 99,5 persen siswa sekolah menengah atas (SMA) serta madrasah aliyah (MA) dinyatakan lulus Ujian Nasional (UN). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh mengatakan tingkat kelulusan tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu.

“Ada kenaikan dari segi kelulusan,” kata M. Nuh di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis, 24 Mei 2012.

Menurut data Kementerian, tahun ini ada 1,52 juta siswa SMA dan MA yang mengikuti Ujian Nasional (UN). Sebanyak 7,5 ribu peserta UN dinyatakan tidak lulus. Tahun lalu, kata Nuh, tingkat kelulusan sedikit lebih rendah, yakni 99,2 persen.

Nuh bersyukur bahwa kekacauan yang terjadi pada pelaksanaan UN SMA yang menyebabkan tertundanya pelaksanaan UN di 11 propinsi pada akhirnya tidak berpengaruh pada penilaian hasil akhir UN. Hasil akhir kelulusan siswa disemua daerah bisa diumumkan serentak pada hari yang sama dengan hasil yang cukup memuaskan.

Terkait cara menyampaikan pengumuman hasil kelulusan, Nuh menyerahkaan sepenuhnya kepada sekolah untuk memilih metode terbaik. Bisa disampaikan melalui papan pengumuman, email, sms atau amplop tertutup. Tetapi yang terpenting metode pengumuman kelulusan tersebut tidak menimbulkan kekacauan seperti tawuran dan aksi corat-coret seragam sekolah.

Lebih lanjut Nuh mengatakan bahwa dari hasil rekapitulasi kelulusan siswa tahun ini dijumpai ada 24 sekolah yang tidak bisa meluluskan satu pun siswanya. Artinya sekolah tersebut tingkat kelulusannya 0 persen.

Sedang sekolah yang berhasil meluluskan siswanya 100 persen tercatat 15.476 sekolah dengan jumlah siswa 1,3 juta siswa.

Hasil UN tertinggi tahun ini masih didominasi oleh siswa asal Bali dan perolehan hasil UN yang kurang memuaskan adalah Aceh.

Menurut Nuh, penentuan kelulusan sekolah tetap menggunakan kombinasi hasil UN (60 persen) dan hasil ujian akhir sekolah (UAS) atau nilai raport (40 persen). Dengan komposisi penilaian tersebut maka UN tidak menjadi satu-satunya penentu kelulusan siswa.

Hal yang menarik dari hasil UN tahun ini, kata Nuh terdapat penurunan rata-rata nilai UN sebanyak 1,2 point dimana tahun lalu rata-rata 7,57 dan tahun ini rata-rata 6,35.
Penurunan rata-rata hasil UN tersebut bisa jadi karena derajat kesulitan soal meningkat dan sebaliknya soal yang mudah terlalu sedikit. (gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille