PUNCAK – Dakwah sekarang tidak jelas, mana lawakan mana dakwah. Hal itu dikemukakan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Abdul Jalil saat membuka Acara Silaturahim Kerja Nasional (Silaknas) Da`i Al Washliyah, Senin (20/5/2013) malam di Wisma Tugu, Puncak, Jawa Barat.
Dirjen Bimas Islam ini juga heran ada kecenderungan masyarakat menyaksikan tayangan di TV ada dakwah yang banyolan dan loncat-loncat, tapi banyak digemari kaum ibu-ibu. Malah disebutnya pada bulan Ramadhan ada dakwah yang tidak jelas, mana lawakan atau dakwah.
Sebelumnya dia menjelaskan suasana dakwah di pedesaan. Rela belasan kilometer untuk menghadiri ceramah, namun sekarang sudah berkurang, mungkin karena dakwah sudah masuk ke rumah melalui media televisi. (esbeem)