BerandaDunia islam2 Ribu Anak Lebanon Dihibur Tarian Indonesia

2 Ribu Anak Lebanon Dihibur Tarian Indonesia

LEBANON – Sedikitnya sekitar 2000 anak-anak Lebanon usia 6-12 tahun memadati lapangan olah raga  International Sultanie School-Tibnin, Lebanon Selatan. Kepadatan anak-anak yang hadir tersebut tidak lain adalah menikmati sajian tarian khas Indonesia yang dimainkan oleh Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL atau Indobatt (Indonesia Battalion).

Pagelaran tari tersebut adalah merupakan rangkaian acara Children Spring Festival 2013 melalui kegiatan CIMIC (Civil Military Coordination Unit), dimana Satgas Indobatt (Indonesia Battalion) turut andil didalamnya.

Dalam acara tersebut Satgas Indobatt mengkolaborasikan tiga tarian khas Indonesia menjadi satu, yakni Tari Remo, Kuda Lumping dan Reog yang kesemuanya itu mampu menyedot perhatian anak-anak untuk menyaksikan.

Ibrahim (10 th) salah seorang siswa di sekolah yang turut menyaksikan bersama teman-temannya mengatakan, bahwa sajian yang disuguhkan oleh Satgas Indobatt ini sangat menghibur, walaupun dirinya sempat takut dengan topeng yang dipakai oleh penari Reog namun dia sangat terhibur.

Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Lucky Avianto yang hadir menyaksikan prajuritnya dalam mementaskan kebolehannya mengatakan, bahwa tarian ini adalah merupakan salah satu bentuk perhatian Kontingen Garuda dalam menghibur anak-anak Lebanon.

“Dalam menghibur anak-anak tentu tidak hanya mengajak mereka bermain, namun dengan tarian seperti yang disajikan ini selain dapat menghibur sekaligus menambah wawasan mereka tentang kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia khususnya”, ujar Dansatgas.

Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-G/UNIFIL
Lettu Sus Sundoko

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah