BerandaKabar Washliyah450 Orang TKI Terancam Hukuman Mati

450 Orang TKI Terancam Hukuman Mati

JAKARTA – Migrant CARE meminta pemerintah agar meratifikasi dan mewujudkan sistem legislasi nasional untuk melindungi pekerja rumah tangga migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

“Migrant CARE mendesak pemerintah ratifikasi dan wujudkan perlindungan melelalui ratifikasi Konvensi ILO 189 tentang kerja layak bagi pekerja rumah tangga,” kata Direktur Eksekutif Migrant CARE, Anis Hidayah, di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu, (1/5/2013).

Dalam kesempatan itu, Migrant CARE meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memastikan revisi Undang-Undang TKI tidak keluar dari koridor konvensi buruh migran yang baru saja diratifikasi pemerintah Indonesia, 12 April 2012 lalu.

Anis mengatakan, sampai peringatan hari Buruh Internasional (May Day) 2013, buruh migrant Indonesia di luar negeri, terutama yang bekerja di sektor rumah tangga, bekerja tanpa jam kerja yang pasti.

“Bekerja tanpa jaminan jam kerja, mengalami pelecehann seksual, penyiksaan,meninggal dunia, hingga ancaman hukuman mati,” katanya.

Anis mengatakan, sebanyak 420 buruh migran asal Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terancam hukuman mati di Arab Saudi.

Dari jumlah 420 orang tersebut, kata Anis, 99 orang di antaranya sudah divonis hukuman mati. Bahkan, 2 orang dari 99 TKI tersebubut sudah dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi. (wn/gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah