BerandaKabar Washliyah Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat Minta Publik Kawal Pemilu 2014

Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat Minta Publik Kawal Pemilu 2014

JAKARTA – Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) meminta  publik  ikut berpartisipasi dalam  mengawal proses politik Pemilu 2014. Partisipasi publik  yang maksud  terlibat  dalam mengawasi penyelenggara pemilu, calon legislatif, dan partai peserta, bukan cuma urusan pemantau Pemilu 2014 saja.

Demikian disampaikan Koordinator Nasional JPPR M Afifuddin, dalam diskusi bertema ‘Sikap Politik JPPR 1 Tahun Menjelang Pemilu 2014,’ di Bakoel Koffee, Jalan Cikini Raya No 25 Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2013).

Menurut Afif, pemantauan proses pemilu penting untuk meminimalisasi kejahatan pemilu.

“Kejahatan dalam pemilu bisa dilakukan siapa saja, tak hanya penyelenggara pemilu dan peserta, bahkan masyarakat. Kami mendorong masyarakat aktif terlibat dalam semua tahapan Pemilu 2014, serta memantau semua jenis praktik buruk yang dipraktikan parpol, caleg, penyelenggara, maupun masyarakat sendiri,” ujar Afif.

Menurutnya, pengawasan publik bersama pemantau pemilu yang bersifat masif, dapat memersempit kemungkinan terjadinya pelanggaran yang dilakukan semua pihak. Bukan tidak mungkin, tahapan pemilu yang masih panjang membuka potensi kejahatan pemilu.

Jelang satu tahun Pemilu 2014, lembaga penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu, kerap membuat kegaduhan yang sebenarnya tidak perlu, sehingga membingungkan publik. Padahal, tugas mereka menyukseskan pemilu yang jujur, adil, dan luber.

“Ke depan kami berharap KPU dan Bawaslu menginformasikan segala sesuatu. Bagi kami, KPU terlalu tertutup. Seperti tahapan pemilu yang sering berubah, karena faktor kurangnya melibatkan lebih banyak partisipasi masyarakat dalam menyiapkan semua tahapan pemilu,” tuturnya.

JPPR juga mendorong Bawaslu memiliki skema yang jelas dalam pengawasan terhadap KPU, partai politik, dan caleg, untuk mencegah dan meminimalisasi pelanggaran yang sangat mungkin terjadi dalam tahapan pemilu. Pelajaran pemilu 2009 harusnya bisa dijadikan modal awal.

“Misalnya, skema pengawasan terhadap pencalonan yang hari ini mulai masuk tahapan verifikasi administrasi. Bawaslu harus bisa masuk ke sistem verifikasi administrasi yang dibuat KPU dalam pencalonan ini, untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai UU,” katanya. (gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah