BerandaKabar WashliyahFITRA: UN Dihapus Saja Karena Bikin Siswa Stres

FITRA: UN Dihapus Saja Karena Bikin Siswa Stres

JAKARTA – Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi mengkritik program Ujian Nasional alias UN yang setiap tahunnya selalu diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Menurutnya program itu hanya akan membuat para siswa bikin stres.

“UN kali ini evaluasinya agar UN dihapus saja. Ini tidak baik buat generasi SMP – SMA. Cuma bikin stres,” tegas dia di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/4/2013).

Uchok yang datang diundang pihak Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melaporkan adanya tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan tender alat-alat UN itu menjelaskan, UN yang merupakan produk Kemendikbud itu sebenarnya adalah dalih mereka untuk mendapatkan duit dari tender yang seakan menjadi ritual tiap tahunnya.

“Proyek penggandaan dan distribusi soal UN saban tahun bukan proyek-proyek buat mencerdaskan anak-anak sekolah. Tapi ini cuma proyek mendapatkan duit, fee di DPR maupun Kementerian. Proyek ini layak dihapus,” papar Uchok.

Uchok mengatakan, sebelum hari H pelaksanaan UN tentu Kementerian yang dipimpin Muhammad Nuh itu akan melakukan tender pengadaan kelengkapan UN sebelum didistribusikan. Perusahaan terkait yang mendaftar hanya sebagai formalitas saja lantaran pemenang tendernya sebenarnya sudah ditentutkan. Proses tender itu, imbuh dia, tidak lain laiknya hanya sebuah arisan yang bisa menguntungkan beberapa pihak saja.

“Kemendikbud itu banyak yang tidak ada produknya. Makanya di Kemendikbud harus dievaluasi semua proyeknya. Karena anggarannya besar, tapi produk atau program dari anggaran itu tidak ada. UN ini ada tapi menyimpang,” kata dia.

Untuk itu, tambah dia, pihaknya mencium ada dugaan penyimpangan anggaran yang dilakukan pihak Kemendikbud selaku pengguna anggaran, DPR selaku legislator dan perusahaan pemenang tender, PT Ghalia Indonesia Printing, yang berakibat negara merugi sebesar Rp32 milyar.

“Kalau kita melihatnya bisa menghemat Rp 32 milyar,” tandas dia. (cp/gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Hastuti Hasan pada H.Abdurrahman Syihab
Distara Akmel Syihab pada Tipe – Tipe Pemimpin
aelfizon pada Ulama Dalam Al Qur`an
Munthe pada H.Abdurrahman Syihab
Muhammad Khairil pada Basirus Syawal
Laskar Hijau Aceh pada Panitia Rilis Logo Muktamar IPA
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Ramadhanz Ardhieyansyah pada MD Al Washliyah Kayumanis Mewisuda 41 Siswa
Moeh Rozali pada Keutamaan Bulan Rajab
Iwang Demi'cinta-kita pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Mendirikan Da`i Centre Al Washliyah
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
karsidi_diningrat@yahoo.co.id pada Warga Al Washliyah Harus Berpendidikan Sarjana
Sahridan Tobing pada HM Arsyad Thalib Lubis
Muhammed Zein Elhudawy pada PETAKA SYI’AH DI INDONESIA
Muhammed Zein Elhudawy pada H.Abdurrahman Syihab
Fakultas Hukum UII Yogyakarta pada Hukum Solat Jenazah yang Mati Bunuh Diri
Wawan Go Success pada Belanja Online Menurut Hukum Islam
syamsir pada Zis Al Washliyah
Bukhari Iskandar pada Peluncuran Website Al Washliyah
Sawiyanto, MA pada Peluncuran Website Al Washliyah
Muhammad Zain Al-Hudawie pada Wasiat Dewan Fatwa Untuk Kader Al Washliyah
Affan Rangkuti pada HM Arsyad Thalib Lubis
Febry Ichwan Butsi pada Peluncuran Website Al Washliyah