spot_img
BerandaKabar WashliyahHaris Sambas: Banyak Sinetron Tidak Mendidik

Haris Sambas: Banyak Sinetron Tidak Mendidik

JAKARTA – Menjamurnya Sinema Elektronik (sinetron) di layar kaca banyak yang tidak mendidik. Tayangan itu bisa merusak generasi bangsa, sebab tayangan TV itu dapat masuk ke kamar-kamar tidur para remaja. Kondisi itu sudah cukup mencemaskan.

Hal Itu dikatakan oleh Sekertaris Pengurus Besar Al Jamiyatul Washliyah (PB Al Washliyah), Drs Haris Sambas, mengomentari banyaknya sinetron  dewasa ini yang tidak berkwalitas dan merusak mental generasi muda.

“Banyak sekali tayangan sinetron tidak mendidik. Kondisi itu bisa merusak generasi muda. Contohnya, masalah yang ditawarkan hanya masalah amor (cinta), perselingkuhan dan kejahatan,” kata Haris Sambas kepada Kabar Washliyah, Rabu (13/3/2013).

Haris tidak menapik, ada tayangan sinteron yang memberikan tuntuan, tapi lebih banyaknya yang mengejar komersial dari pada tuntunan. “Kalau dihitung secara porsentase, lebih banyak yang tak mendidik dari pada mendidik,” paparnya.

Ia pun menghimbau kepada pemilik rumah produksi dan stasiun TV agar tidak semata mengejar keuntungan, tapi mengabaikan tuntunan. “Mengejar komersil sih boleh-boleh saja. Tapi, jangan lupa bahwa tuntunan buat penonton juga jangan dilupa,” katanya.

Untuk itu katanya, Lembaga Sensor Film (LSF) harus berani memotong tayangan yang tak senonoh atau yang tidak layak dengan adat ketimuran.

“LSF harus berani dan tegas untuk memotong tayangan yang tidak senonoh, yang melangar norma sopan satun dan tidak mendidik,” katanya.

Haris juga menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan senantiasa mengawasi putra-putrinya dalam menonton TV. “Tidak saja diawasi, kalau perlu nonton bareng dengan orang tuanya. jadi, jika ada hal-hal yang tidak pantas, orang tua langsung bisa memberikan pengarahannya,” tutup Haris. (gardo)

About Author

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments

KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
KakekHijrah「✔ ᵛᵉʳᶦᶠᶦᵉᵈ 」 pada Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari
M. Najib Wafirur Rizqi pada Kemenag Terbitkan Al-Quran Braille