Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Kamis, 11 Februari 2021

Pelaksanaan Muktamar XXII Al Washliyah Diundur ke Maret 2021

Muralis Kabar Washliyah

20210211_000755

JAKARTA – Muktamar ke 22 Al Jam’iyatul Washliyah yang rencananya pada 18 – 21 Februari 2021 kembali diundur. Keputusan pengunduran ini diambil dalam rapat Panitia Muktamar yang dilaksanakan Rabu 10 Februari 2021 di kantor Pengurus Besar Al Washliyah di Rawasari Jakarta Pusat.

Panitia lalu memutuskan pemunduran waktu muktamar selama satu bulan. Diputuskan untuk pelaksanaan muktamar pada 18 – 20 Maret 2021. Pengunduran waktu dilakukan karena kondisi yang masih belum memungkinkan. Namun diharapkan sebelum bulan puasa, muktamar bisa dilaksanakan.

Rapat Panitia Muktamar Al Washliyah yang dipimpin Sekretaris Panitia Dedi Iskandar itu juga kembali menegaskan bahwa pelaksanaan akan tetap dilaksanakan di Jakarta. Untuk itu panitia akan berupaya mendapatkan izin kegiatan di tengah Pandemi Covid-19 yang terus meningkat di Jakarta.

Dalam rapat tersebut juga diminta kepada Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana segera menyelesaikan tugas-tugas kepanitiaannya guna mempersiapkan segala sesuatunya. Menurut informasi, tugas-tugas SC terkait penyiapan draf-draf muktamar sudah akan rampung.

Perlu diketahui, Muktamar Al Washliyah kali ini akan sangat berbeda dengan muktamar sebelumnya. Bila nanti izin muktamar diperoleh dari pemerintah maka peserta yang hadir secara fisik akan dibatasi jumlahnya. Kemungkinan besar yang akan hadir secara fisik yaitu PB Al Washliyah, PW Al Washliyah se Indonesia, Perwakilan Luar Negeri dan Pimpinan Pusat Organisasi Bagian. Peserta yang lainnya akan ikut muktamar secara virtual.

Hasil Rapat Panitia Muktamar akan disampaikan kepada PB Al Washliyah, Dewan Fatwa dan Dewan Pertimbangan. Karena nanti pertemuan dengan tiga lembaga ini yang akan memutuskan apakah hasil rapat panitia bisa diterima atau sebaliknya.

(mrl)


Populer

×