Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Kamis, 5 Maret 2020

India

Muralis Dunia islam

masjid-aw

Oleh: Musa Ismail Al Shafdie

DOSA terbesar dihadapi umat Islam dalam sejarah modern, berdirinya Negara Islam Pakistan. Pada hakekatnya pemecahan Negara India merupakan propaganda bertujuan untuk menghabisi Islam dari benua India.

Rincian propaganda tersebut sebagai berikut:

Propaganda Besar

Persoalan yang sangat menyakitkan itu adalah melepaskan India dari Kesatuan Negara Islam, dan membagi umat Islam di Benua India menjadi tiga negara kecil:

1. India, menjadikan umat Islam minoritas setelah Pakistan dan Banglades terpisah dari India, ditambah lagi pembersihan etnis jutaan umat Islam, berhijrah jutaan lainnya dari India. Jumlah umat Islam di India sekarang mencapai 250.000.000. India merupakan negara pertama penduduk Muslim terbesar, sesuai dengan data sensus resmi.

2. Pakistan, negara dengan luas yang sangat kecil tidak sebanding dengan India, jumlah penduduknya 180.000.000. Sejak didirikan negara ini diperintah oleh minoritas sekte syiah. Negara ini selalu kacau, selalu terjadi bentrok sejak didirikan sampai hari ini.

3. Banglades, negara kecil, luas wilayah yang sangat terbatas, jumlah penduduknya 150.000.000. Banglades terpisah dari Pakistan tahun 1971, (sejak berdiri) diperintah oleh kekuatan sekuler, idealismenya memerangi Islam.
Kalau kita lihat peta benua India, akan kita ketahui tujuan dari upaya tersebut. Luas Negara India 3.278.000 km2. Luas Pakistan 796.095 km2. Adapun luas Negara Banglades 147.570 km2 Atau total jumlah area yang dikuasai umat Islam di tanah benua India kurang dari 30%. Mereka terbelah menjadi tiga negara, kalau ditilik ke peta benua India, nampak bahwa posisi umat Islam mayoritas penduduk muslim di bagian Utara India antara Pakistan dan Banglades.

Upaya menghancurkan umat Islam.

1. India dijajah dan dikuasai secara menyeluruh dengan cara mendirikan perusahaan India Timur yang menguasai India pada akhir abad ke 18.

2. Menghabisi kekuasaan Mongol di India pada tahun 1857.

3. Pemerintah Inggris mengambil alih India Timur Corp dan menjadikan India di bawah kekuaasan Inggris.

4. Ditanamkan kepada semua buruh yang tergabung dalam semua sekte masyarakat India, kelompok umat Islam merupakan target dijadikan buruh, kepada para buruh tersebut ditanamkan prinsip untuk berpisah Muslim dengan Hindu, umat Islam tidak akan mungkin dapat hidup bergandengan dengan Hindu dalam satu negara!

Muhammad Ali Jinnah dan Ghandi mendapat simpati dari kalangan Islam dan Hindu, penduduk India memberikan mandat kepada kedua tokoh tersebut untuk memperjuangkan hak-hak rakyat, Ali Jinnah memperjuangkan kepentingan Umat Islam, Ghandi memperjuangkan hak-hak Hindu.

Penjajah Inggris (sumber konflik yang sangat kotor) berhasil melumpuhkan musuhnya, menjadikan bangsa India menjadi dua pemimpin dalam satu negara, keduanya memperjuangkan kehendak pengikutnya.

Ali Jinnah sukses meminggirkan rival politikya dari semua lapisan masyarakat, dia berupaya mewujudkan Negara Islam yang terpisah dari komunitas hindu, merdeka dari India. Inilah titik awal terjadinya bencana. Inggris tidak menginginkan adanya negara besar, dengan penduduk ratusan juta umat Islam, mayoritas penduduk benua India.

Inggris berperan seolah tidak butuh tanah dan beriktikad untuk mengahancurkan, untuk itu Inggris membuat rencana-rencana besar seolah ialah satu-satu yang memiliki madat hukum. Setelah menguasai benua India, Inggris menyalakan api fitnah besar antara Muslim dan Hindu, sampai kemudian dideklarasikan berdirinya Negara Pakistan dan India menjadi dua negara, sampai kemudian juataan umat Islam dibantai dan bermigrasi dari tanah leluhurnya.

Tahun 1947 adalah merupakan tahun kekerasan di India, yang belum pernah terjadi kekerasan berdarah demikian rupa sepanjang sejarah India.

5. Ghandi dan Ali Jinnah berhasil menjalankan skenario pertamanya, memisahkan umat Islam yang bersaudara menjadi dua negara, yang pertama Pakistan Barat, kedua disebut dengan Pakistam Timur (Banglades). Keduanya terbelah dalam dua wilayah, kedua bagian ini umat Islam dipisah dengan jarak lebih dari 2000 km. Sementara wilayah India Utara, yang merupakan penduduk mayoritas Muslim, di sini terdapat perkotaan Muslim, seperti Allah Abad, Ahmad Abad serta lainnya. Semua wilayah ini masuk ke kawasan India. Dengan demikian, terpisahlah penduduk Muslim India (1/4 Muslim) dari peta dunia Islam.

6. Setelah pemecahan itu maka langkah ketiga, pemisahan Banglades dari Pakistan. Pemisahan itu berlangsung pada tahun 1971, atau setelah 23 tahun dari program Ali Jinnah, suatu hal yang mustahil, menurut Jinnah, menjadikan dua negara menjadi satu. Mereka membuat peta negara demikian rupa, mereka membuat kesepatan menjadikan Bahasa Urdu sebagai bahasa resmi Negara Pakistan, Bahasa Benggali tidak diakui di negara tersebut. Orang-orang Benggali tidak mendapatkan pekerjaan yang layak, pelayanan publik sangat buruk. Neraca keuangan tidak berimbang bagian timur tidak dengan bagian barat, ditambah buruknya kebebasan berpendapat, dan juga tuntutan masyarakat Banglades untuk merdeka dari Pakistan.

7. Saya tidak tahu apa yang membuat orang senang dengan merdekanya Pakistan, secara nyata berdirinya nagara Islam Pakistan orang senang. Akan tetapi pada hakekatnya negara tersebut dikuasai oleh Rafidhah (syiah), umat Islam terbagi menjadi tiga negara, dalam tiga sistem yang menekan mereka. India terlepas dari peta dunia Islam, jadilah India menjadi penduduk minoritas Islam.[]

Refrensi:
1. Abdul Mun’em al Namar, تاريخ الاسلام فى الهند, hal. 580-590
2. الموْنمر الوطني الهندي- الموسوعة العربية الميسرة 1965
3. Lihat juga,القاءد الاعظم محمد علي جناح, عباس محمود العقاد ص 69
4. Abdullah al Tal, الافعي اليهودية في معاقل الالسلام 135-137
5. Ibid 135-137.
6. Badaruddin Umar,بنغلديش-صعود النزاعة القومية البنغالية ولادة (1971-9158)

والله اعلم

Disadur oleh Tgk. Abdul Hamid Usman Anggota Dewan Fatwa Al Washliyah


Populer

×