Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman

Majelis

Sabtu, 1 Februari 2020

Majelis Pendidikan PB Al Washliyah Sosialisasi Imtihan Umumy di Jawa Barat


Imtihan Umumy

CIREBON – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Imtihan Umumy, Majelis Pendidikan PB Al Jam’iyatul Washliyah mengadakan sosialisasi kepada para Kepala Sekolah MI, MID (MDTA) SMP, MTs, dan SMK Al Washliyah se-Jawa Barat, Sabtu, 01 Februari 2020.

Kegiatan yang dilaksanakan di SMK Al Washliyah Sumber Cirebon, Jawa Barat ini menghadirkan Panitia Pusat Imtihan Umumy Al-Washliyah, Guntur Marpaung. M.Pd, Drs. H. Rijal Naibaho, MM, Ahmad Subhan, M.Pd dan Dr. Uwes Fatoni, M.Ag.

Sosialisasi ini dihadiri Pengurus Wilayah Al Washliyah Jawa Barat, Pengurus Daerah Cirebon, Indramayu, Bandung dan Bekasi, serta Kepala Sekolah TK, MID (MDTA) MI, SMP, MTs dan SMK Al-Washliyah se-Jawa Barat.

Sosialisasi Imtihan umumy
Foto: Panitia Nasional Imtihan Umumy MP PB Al Washliyah melakukan sosialisasi kegiatan ujian di lingkungan perguruan Al Washliyah se Jawa Barat di SMK Al Washliyah Cirebon.

Sekretaris Panitia Pusat Imtihan Umumy Guntur Marpaung pada pemaparannya menjelaskan bahwa Imtihan Umumy telah ada sejak awal berdiri Al-Washliyah dan ijazahnya diakui untuk melanjutkan kuliah di kampus Timur Tengah.

“Dulu siswa madrasah Al-Washliyah mempelajari kitab kuning standar madrasah di Timur Tengah. Ketika menyelesaikan pendidikan mereka diwajibkan mengikuti ujian melalui Imtihan Umumy. Bukti kelulusan para siswa ini adalah syahadah atau ijazah istilah saat ini, dalam bahasa Arab yang dikeluarkan PB Al Washliyah. Syahadah ini diakui oleh kampus-kampus di Timur Tengah.”

Namun, menurut Guntur sejak pendaftaran ke universitas Timur Tengah harus melalui pemerintah akhirnya syahadah dari Al Washliyah tersebut tidak bisa lagi digunakan dan seiring perubahan kurikulum madrasah imtihan umumy kemudian juga tidak diselenggarakan secara nasional.

Menurut Guntur, Tahun 2020 ini Majelis Pendidikan PB Al-Washliyah menginisiasi kembali pelaksanaan imtihan Umumy dengan mata ujian hanya satu untuk SD/MI/MID, SMP/MTs, SMA/SMK, yaitu materi Kealwashliyahan.

“Jadwal Imtihan Umumy ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah,” pungkasnya.

(uwes/rilis)


Populer

×