Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Rabu, 22 November 2017

Muslimat Al Washliyah Sukses Laksanakan HUT dan Rakernas


Rakernas Muslimat AW
Pengurus Pusat Muslimat Al Washliyah dan pejabat Pemerintah Provinsi Aceh sempat diabadikan usai pembukaan Rakernas sekaligus perayaan HUT ke 82 Muslimat Al Washliyah di Asrama Haji Banda Aceh.

ACEH – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Muslimat Al Washliyah berjalan sukses. Banyak hal yang diputuskan organisasi kaum ibu itu pada Rakernas yang diadakan di Provinsi Aceh pada 17-19 November. Selain mengadakan Rakernas, di lokasi yang sama juga digelar acara HUT ke 82 tahun Muslimat Al Washliyah.

Acara Milad ke 82 Muslimat Al Washliyah yang dirangkai dengan Rakernas I dipusatkan di Asrama Haji Kota Banda Aceh. Pengurus Muslimat dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut. Menurut pengurus Pimpinan Pusat Muslimat Al Washliyah Dr. Maysaroh acara dihadiri ratusan peserta dari pimpinan wilayah dan pimpinan daerah seluruh Indonesia.

“Ada 112 peserta yang hadir dan itu terdiri dari unsur PW dan PD Muslimat se Indonesia. Sementara yang menjadi peserta penuh adalah utusan PW sedangkan unsur PD hanya sebagai peninjau,” katanya menjelaskan.

Rakernas Muslimat AW
Foto: Muslimat Al Washliyah foto bersama di arena Rakernas di Kota Banda Aceh.

Lebih lanjut dikatakan Dr. Maysaroh, Rakernas kali ini mengambil tema ‘Dengan Semangat Perjuangan dan Pengabdian Kita Tingkatkan Kualitas Kinerja Muslimat Al Washliyah’.

Dalam acara pembukaan Rakernas dihadiri pejabat pemerintah Provinsi Aceh. Gubernur Aceh mengutus Asisten Gubernur Dr. Iskandar Aghani. Asisten Gubernur sempat membacakan sambutan gubernur dalam acara pembukaan.

Nampak hadir juga pengurus Al Washliyah Aceh Dr. Mufakkir Muhammad yang merupakan Ketua STKIP Al Washliyah Banda Aceh. Pengurus Al Washliyah lainnya yaitu T. Baharuddin, Dr. Jamhari Hasan, Drs. H. Bahrun Rasyad,dan Drs. H. Zulfa Fuadi unsur pejabat setempat.

Usai melaksanakan Rakernas, para Srikandi Al Washliyah ini menyempatkan diri tadabbur alam dengan mendatangi tugu Titik Nol KM di Sabang, Berkunjung ke Mesjid Baiturrahman di Banda Aceh, datang ke Museun Tsunami serta ziarah pusara korban Tsunami Aceh.

(mrl)


Populer

×