Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman

Majelis

Minggu, 19 November 2017

87 Tahun Pergerakan Al Washliyah Membangun Peradaban Bangsa

Muralis Majelis

Syahrul Mardiyanto
Syahrul Mardianto

Oleh: Syahrul Mardianto

BEBERAPA pekan lagi, pada 30 November semua warga Washliyah akan memperingati hari bersejarah, yaitu hari lahirnya Al Jam’iyatul Washliyah. Organisasi Al Washliyah didirikan pada 30 November 1930, dipelopori oleh para santri di Maktab Islamiyah Tapanuli di Medan, Sumatera Utara, dengan semangat untuk mempersatukan umat adalah alasan kuat yang melatarbelakangi didirikannya perkumpulan Al Jam’iyatul Washliyah.

Pada tanggal 30 November nanti, usia Al Washliyah sudah mencapai angka 87 tahun, jika mengacu pada usia manusia, angka 87 merupakan usia yang tidak lagi muda, usia ini adalah usia yang sudah sangat matang. Matang dalam berbagai aspek kehidupan, matang pula dalam pergerakan dan pengabdian. Sejak awal berdiri, perkumpulan ini tidak berhenti bergerak, berbuat dan terus menyumbangkan pemikiran-pemikiran serta gagasan yang luar biasa untuk perkembangan dan kemajuan bangsa.

Sejak petama kali didirikan, Al Washliyah memiliki peran penting dalam membangun peradaban bangsa Indonesia. Al Washliyah ikut berjuang membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajah. Selain ikut berjuang mengusir penjajah, Al Washliyah senantiasa menjaga kemerdekaan bangsa Indonesia, hal ini disampaikan dalam setiap dakwah Al Washliyah pada masa itu. Setiap warga Washliyah wajib hukumnya untuk senantiasa menjaga kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia.

Kemudian daripada itu, Saat umat Islam Indonesia terpecah belah oleh pandangan dan aliran Islam yang berbeda-beda, Al Washliyah berdiri pada posisi penengah untuk menyatukan kembali umat yang terpecah-pecah. Dari dahulu hingga sekarang, Al Washliyah masih tetap istiqamah dalam perjuangannya demi kepentingan umat.

Sesuai dengan amal baktinya, Al Washliyah terus berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa (pendidikan), melakukan bimbingan dan penjernihan berpikir lewat diskusi dan tabligh (dakwah), serta menyerukan semangat solidaritas serta kepedulian pada fakir miskin dan anak yatim/piatu (Sosial).

Dalam dunia pendidikan, Al Washliyah terus melakukan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan mulai dari tingkat Raudhotul Athfal/TK, Sekolah Dasar/Madrasah hingga SMA/Aliyah. Dalam satu kesempatan, Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. H. Yusnar Yusuf, MS menyampaikan bahwa hingga saat ini Al Washliyah memiliki 1.036 unit lembaga pendidikan, dan 9 Universitas/Sekolah Tinggi di seluruh Indonesia.

Untuk mengemban amanah amal baktinya di bidang sosial, Al Washliyah terus melakukan pembinaan terhadap fakir miskin dan anak yatim/piatu. Terbukti dengan dimilikinya 14 Unit Panti Asuhan yang tersebar dibeberapa wilayah Indonesia.

Masih banyak hal positif yang dilakukan oleh perkumpulan Al Washliyah ini. Pergerakan Al Washliyah tidak begitu terekspos oleh media, sehingga tidak banyak yang tahu bagaimana derap langkah Al Washliyah dalam membangun peradaban bangsa, kalau kata saya, Al Washliyah lebih suka bermain dibelakang layar, “Tangan Kanan Berbuat, Tangan Kiri Tidak Melihat”.

Akhir kata, saya ucapkan selamat memperingati HUT Al Washliyah Ke-87 Tahun. Terus Mengabdikan Diri untuk Negeri. Jayalah Washliyah Zaman Ber-zaman, Jayalah Washliyah Jayalah Indonesia.[]

Penulis adalah kader Al Washliyah Aceh.


Populer

×