Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman

Majelis

Sabtu, 14 Oktober 2017

Menyambut HUT Al Washliyah Ke 87

Muralis Majelis Opini

munim-aw
H. Abdul Mun'im Ritonga, SH. MH.

Oleh: Abdul Mun’im Ritonga, SH. MH.

Bagian Pertama.

UNTUK menyambut Milad Al Washliyah ke 87 tahun pada 2017, berikut ini akan dibuat tulisan berseri, ingin mengingatkan kembali tentang betapa besarnya nilai seni lagu-lagu perjuangan Al Washliyah yang sering dilagukan, tapi jarang diperbincangkan.

Benarlah kata-kata bijak mengatakan “Dengan seni hidup menjadi indah”. Kehidupan manusia tak terlepas dari seni, ia selalu berdampingan dengan kehidupan sehari-hari, karena seni selalu dapat menghibur di kala senang dan susah. Sifatnya menyenangkan.

Dengan seni yang memiliki nilai-nilai dan kaedah-kaedah serta norma-norma yang baik dalam masyarakat, yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai dalam agama Islam, hati orang bisa jadi lunak dan lembut, bersemangat dan memberi gairah hidup yang baik. Tanpa seni hidup bisa menjadi gersang dan terasa kering. Seseorang yang jauh dari seni bawaan bisa kaku, kadang bisa jadi kasar dan jauh dari nilai-nilai kemanusiaan.

Begitu juga organisasi Al Washliyah yang sudah bertahan selama 87 tahun. Salah satu rahasianya adalah organisasi ini menyimpan suatu warisan karya seni yang indah yang selalu dipakai dan dikumandangkan hampir pada setiap kali diadakan acara besar, hanya ia jarang diperbincangkan.

Dia adalah lagu-lagu Al Washliyah yang sering disebut dengan kumpulan lagu-lagu perjuangan Al Washliyah. Baik Al Washliyah sendiri sebagai organisasi induk maupun tiap-tiap organisasi bagiannya masing-masing mempunyai lagu mars nya sendiri. Ada juga diantara lagunya yang disebut lagu hymne dan ada juga yang bersifat populer.

Semua lagu-lagu dimaksud itu memberi pengaruh besar dalam kepribadian para aktifis organisasi. Lagu lagu ini, selain menghibur, juga memberi pengajaran tentang nilai-nilai juang dan semangat jihad yang tinggi agar menjadi contoh utama dalam masyarakat.

Bait demi bait lagunya mengandung ungkapan yang indah, menggelorakan jiwa, membangun semangat berjihad, membangun rasa persatuan dan persaudaraan, cinta Islam, cinta tanah air dan cinta Al Washliyah.

Saya tidak tahu apakah lagu-lagu tersebut sudah pernah disahkan dalam Muktamar Al Washliyah sebagai lagu-lagu perjuangan yang resmi diakui, jika belum saya ingin mengusulkan kiranya pada Muktamar Al Washliyah yang akan datang lagu-lagu perjuangan yang ada di Al Washliyah agar diakui dan disahkan secara resmi dalam salah satu keputusan Muktamar.

Mari kita simak satu persatu dari lagu-lagu perjuangan Al Washliyah tersebut diantaranya sebagai berikut.

Lagu Mars Al Washliyah. Irama lagunya indah, enak di dengar, dalam syair lagu ini mengandung nilai visi dan misi Al Washliyah yang permanen yaitu; untuk berbakti pada Ilahi dalam rangka hablum minallah dan hidup sentosa, rukun damai dalam rangka hablum minannas.

Dalam lagu itu juga sangat menekankan kepada aspek membangun Ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan dengan cara menghentikan pertikaian dan menjunjung tinggi amar/perintah Allah.

Lagu ini memberi dampak yang besar untuk membangun identitas diri orang Al Washliyah. Salah satu ciri utama orang Al Washliyah adalah gemar beribadah dan gemar bersilaturrahim.

Pergaulan dalam Al Washliyah bukanlah pertemanan biasa. Sesama orang Al Washliyah bagaikan bersaudara, kuat ikatan emosional dalam persaudaraannya dan rasa solidaritasnya. Saling berkunjung dan saling membantu.

Dengan pengajaran dari lagu ini yang mencerminkan ajaran Islam, orang-orang yang bergabung di dalam komunitas Al Washliyah biasanya bawaannya cepat akrab dalam berteman dengan siapapun dan pertemanan itu selalu berlanjut.[]

Bersambung.

Penulis adalah Ketua Majelis Dakwah dan Komunikasi (MDK) PB Al Washliyah.


Populer

×