Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Rabu, 11 Januari 2017

Sekjen Al Washliyah Ucapkan Selamat HUT Ke 76 Gerakan Pemuda Al Washliyah


Logo HUT GPA

JAKARTA – Pemuda Al Washliyah sebagai salah satu pilar pemuda Islam diingatkan tidak hanya berani menyeru ke arah kebaikan tetapi juga harus berani memberantas kemungkaran. Demikian disampaikan Sekretaris Jendral PB Al Washliyah Masyhuril Khamis dalam rangka Hari Ulang Tahun Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) ke 76 tahun.

“Pemuda muslim hari ini harusnya semakin berani melakukan perubahan untuk amar ma’ruf nahi munkar, khususnya GPA,” katanya di Jakarta. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Al Washliyah ini berharap generasi muda Al Washliyah menjadi generasi yang memiliki keilmuan, keterampilan dan akhlak mulia. Bermodal ketiga hal ini maka akan menjadi pemuda Islam yang paripurna.

“Tampillah menjadi pemuda paripurna yaitu pemuda yang mempunyai ilmu, punya keterampilan dan punya nilai akhlaqul karimah,” tegas Masyhuril pada Rabu (11/1). Organisasi Gerakan Pemuda Al Washliyah berdiri di Medan pada 11 Januari 1941. Organisasi bagian ini dibentuk untuk menciptakan generasi muda Islam yang memiliki ciri keislaman yang militan.

Al Washliyah berharap kader GPA bisa menjadi pemuda seperti ashabul kahfi. Para pemuda yang diabadikan Allah di dalam Al Quran itu dijelaskan Masyhuril merupakan sosok yang berani berseberangan dengan orang penting di zamannya. Keberanian pemuda kahfi itu karena memiliki aqidah yang kokoh serta tidak diam bila melihat kezaliman meski harus berhadapan dengan penguasa.

“Para pemuda tersebut punya aqidah yang istiqomah, sedangkan penguasanya melakukan kezaliman dan kemaksiatan,” terang Sekjen PB Al Washliyah tersebut. Contoh-contoh ini harus menjadi inspirasi bagi Pemuda Al Washliyah dalam menjalan organisasi. Sebagai induk organisasi, Masyhuril Khamis mengucapkan selamat HUT Gerakan Pemuda Al Washliyah ke 76 tahun. Semoga GPA bisa terus menegakan kebajikan dan melawan kemungkaran.

(mrl)


×