Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman

Majelis

Rabu, 3 Agustus 2016

Al Washliyah Berharap Mendikbud Baru Teruskan Program Menteri Sebelumnya


Ridwan Tanjung
Sekretaris MPDM PB Al Washliyah Ridwan Tanjung.

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo diminta terus menjalin hubungan dengan Ormas Islam yang mengelola lembaga pendidikan. Selama ini hubungan Kemendikbud dengan Ormas Islam sudah terjalin dengan baik. Untuk itu menteri yang baru ini bisa melanjutkan program yang telah digagas Anies Baswedan.

“Harapan kita praktek-praktek baik yang dilakukan Anies Baswedan selama ini dapat dilanjutkan, seperti melanjutkan forum silaturahim dengan Ormas-Ormas Islam yang menyelenggarakan pendidikan,” kata Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (MPDM) PB Al Washliyah Ridwan Tanjung di Jakarta.

Al Washliyah melihat kian hari masalah pendidikan kian kompleks, namun di tangan menteri yang baru ini diharapkan bisa diselesaikan. Ridwan menyatakan Prof. Muhadjir bisa mengemban tugas pembinaan pendidikan yang semakin berat tantangannya.

Ada pekerjaan rumah yang cukup penting yaitu terkait masalah inpassing guru. Ridwan Tanjung meminta agar inpassing guru bisa dipermudah dan segera direalisasikan. “Al Washliyah minta agar menteri mempermudah inpassing guru-guru swasta yang masih lambat prosesnya. Banyak guru swasta yang mempertanyakan nasib inpassingnya,” ungkap mantan Ketum Gerakan Pemuda Al Washliyah itu.

Ridwan juga menyoroti terkait banyaknya guru-guru di sekolah swasta yang diangkat menjadi PNS lalu diharuskan pindah mengajar ke sekolah negeri. Hal ini seharusnya tidak perlu dilakukan pemerintah. Bahkan seharusnya pemerintah menempatkan guru-guru PNS di sekolah swasta untuk membantu kwalitas pendidikannya.

“Pemerintah perlu menempatkan tenaga-tenaga pengajar PNS yang diperbantukan pada sekolah swasta yang dikelola Ormas Islam guna lebih meningkatkan mutunya,” pinta Ridwan Tanjung pada Selasa (2/8).

Lebih lanjut dipaparkannya, Kemendikbud harus pula memerhatikan bangunan sekolah swasta yang rusak, jangan hanya memikirkan sekolah negeri. Sebab peran sekolah swasta sangat besar dalam membantu negara turut mencerdaskan bangsa.

Ridwan Tanjung juga menyarakan kepada menteri baru agar mau membuka komunikasi yang intens dengan Kementerian Agama. Karena Kemenag juga banyak membina lembaga/satuan pendidikan yang di dalamnya banyak siswa. “Para siswa itu juga merupakan anak-anak bangsa,” terangnya.

Kemenag dikatakan Ridwan juga memiliki peran yang sangat kuat. Kementerian ini termasuk penentu keberhasilan wajib belajar 9 tahun lalu akan menuju wajib belajar 12 tahun yang menjadi program prioritas Kemdikbud.

(mrl)


Populer

×