Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Jumat, 20 Mei 2016

Beberapa Nama Siap Pimpin IGDA dan APA


Ridwan Tanjung
Ridwan Tanjung siap memimpin Ikatan Guru dan Dosen Al Washliyah untuk lima tahun ke depan.

JAKARTA – Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. Yusnar Yusuf, MS dijadwalkan membuka dua muktamar organisasi bagian Al Washliyah pada Jumat (20/5) di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Dua organisasi bagian Al Washliyah yang bermuktamar yaitu Angkatan Puteri Al Washliyah (APA) dan Ikatan Guru dan Dosen Al Washliyah (IGDA).

Dua muktamar organisasi bagian ini dilakukan di lokasi yang sama. Panitia telah menyiapkan lokasi muktamar sebaik mungkin. Perlu diketahui, panitia muktamar ini dilakukan bersama antara APA dan IGDA. Muktamar akan melakukan pembahasan program kerja, perubahan AD/ART serta pemilihan ketua umum.

Dari informasi yang beredar, sudah ada beberapa nama yang siap menduduki jabatan Ketum APA dan IGDA. Untuk calon Ketum APA sudah ada nama dari Jawa Barat, Banten dan Jakarta. Namun sumber yang ditemui kabarwashliyah.com enggan menyebutkan namanya. “Nanti saja di arena muktamar, biar seru,” kata sumber yang tidak mau disebukan namanya ini.

Sementara untuk calon Ketum IGDA sudah beredar nama mantan Ketum PP Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Ridwan Tanjung dan Anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara. Penyebutan kedua nama calon Ketum IGDA terlontar dari pengurus Al Washliyah Raditya Perwira. Terkait Ridwan menurutnya sosok mantan Ketum PP GPA itu cocok memimpin organisasi yang menghimpun guru dan dosen di organisasi berlambang bulan sabit bintang lima itu.

“Secara kualifikasi pendidikan beliau itu sudah S2. Selain itu beliau sejak lama berkecimpung di dunia pendidikan yaitu mantan pejabat di Kemendikbud. Saat ini waktunya bisa banyak untuk mengurus IGDA” kata Raditya Perwira.

Sedangkan Dedi Iskandar juga sosok yang layak memimpin IGDA. Dedi merupakan Anggota DPD RI, dan dengan posisinya ini diharapkan dapat meningkatkan program kerja IGDA serta menyejahterakan tenaga kependidikan di Al Washliyah.

“Dedi Iskandar juga cocok, dia juga tercatat sebagai dosen di UMN Al Washliyah,” terang Raditya pada Kamis (19/5) Jawa Barat.

(mrl)


Populer

×