Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Rabu, 28 Januari 2015

UNIVA Gelar Seminar Nasional Pendiri Al Washliyah


Foto Seminar Nas
Spanduk Seminar Nasional dengan thema Menyikapi Sejarah Pendiri Al Washliyah.

JAKARTA – Sejarah para pendiri Al Washliyah yang telah melahirkan organisasi berlambang bulan sabit bintang lima itu akan dibahas secara detil oleh tiga tokoh. Pembahasan tentang pendiri Al Washliyah tersebut akan dipaparkan dalam sebuah Seminar Nasional yang diadakan di Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan pada Kamis, 29 Januari 2015 dengan thema Menyikapi Sejarah Pendiri Al Washliyah.

Seminar Nasional ini merupakan kegiatan jelang pelaksanaan Muktamar Al Washliyah yang akan diadakan April nanti. Demikian disampaikan Ketua Panitia Muktamar Dr. H. Halfian Lubis di kantor PB Al Washliyah di Jakarta. Menurutnya salah satu pembicara yang akan hadir dalam seminar itu adalah PB Al Washliyah. Dalam spanduk yang di dipublikasikan, salah satu pembicara tertulis nama Dr. Halfian Lubis.

Namun yang bersangkutan telah meminta salah satu Ketua PB Al Washliyah untuk menggantikannya. “Dari Jakarta yang akan menjadi pembicara adalah Bapak Abdul Mun’im,” katanya usai mengikuti rapat dengan Ketum PB Al Washliyah. Abdul Mun’im merupakan salah satu Ketua PB Al Washliyah.

Pria berkumis ini yang baru saja datang dari luar negeri dan telah menyatakan kesanggupannya. Bahkan mantan aktivis IPA ini mengaku telah dihubungi oleh panitia seminar. “Rencananya Rabu (28/1) pagi saya akan berangkat ke Medan. Tiketnya sudah disiapkan oleh panitia,” katanya. Sesampainya di Medan dia akan mengunjungi Maktab Islamiyah Tapanuli (MIT) di jalan Hindu (sekarang madrasah Al Washliyah 1) yang merupakan saksi sejarah lahirnya Al Washliyah.

Mun’im mengaku telah menyiapkan bahan-bahan untuk seminar. Kehadirannya di seminar tersebut sebagai keynote speaker. “Namun tidak menutup kemungkinan akan ikut berdiskusi bila diperlukan,” terangnya. Dalam seminar nanti ada dua pembicara lainnya yaitu Ketua PW Al Washliyah Hasbullah Hadi dan Prof. Hasan Asari dari UIN Medan.

Kedatangan Mun’im ke kota kelahirannya itu juga akan digunakan untuk bersilaturahim dengan aktivis Al Washliyah lainnya. Beberapa orang di Sumut telah menghubunginnya untuk berkumpul dengan alumni IPA. “Saya juga akan menghadiri acara pertemuan alumni IPA pada zaman saya dahulu aktif di IPA,” tuturnya.

(mrl)


Populer

×