Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Kamis, 9 Oktober 2014

Masjid Agung Sunda Kelapa Laksanakan Sholat Gerhana Bulan

Muralis Kabar Washliyah

bulan-aw

JAKARTA – Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) menggelar pelaksanaan Sholat Gerhana Bulan pada Rabu (8/10) malam. Sholat Gerhana Bulan dilakukan usai Sholat Magrib. Setelah sholat, langsung dilaksanakan khutbah gerhana bulan. Bertindak sebagai khatib Ustadz H. Otsman Omar Shihab.

Dalam khutbahnya ia mengimbau agar umat Islam banyak-banyak memohon ampun dan bertaubat kepada Allah. Momentum gerhana bulan ini harus digunakan untuk meminta ampunan Allah Swt. Menurutnya kejadian gerhana bulan yang terjadi malam itu bukanlah sesuatu yang kebetulan. “Tidak ada kejadian yang kebetulan. Semuanya adalah kehendak Allah,” kata Otsman Omar Shihab dalam khutbahnya di hadapan jamaah.

Dijelaskannya, bila terjadi gerhana bulan, Rasulullah Muhammad keluar dari rumahnya lalu mengajak kaum muslimin untuk melaksanakan sholat gerhana dan ia menjadi khatib. Otsman berpesan, selain banyak memohon ampunan, disunahkan pula untuk banyak bersedekah pada saat terjadi gerhana bulan.

Ditegaskannya, kejadian gerhana bulan bukan sebagai tanda adanya orang besar yang meninggal dunia. Namun kejadian ini merupakan salah satu bentuk kekuasaan Allah. “Hanya Allah yang Maha Berkehendak atas sesuatu,” katanya.

“Di dalam al Qur’an telah banyak Allah memberikan tanda-tanda atas kekuasaannya,” tegas Ostman. Diungkapkan dalam khutbah gerhana sekitar 30 menit itu, bahwa ada bermilyaran bima sakti di alam semesta ini. Semuanya berjalan sesuai dengan perintah Allah.

Gerhana bulan terjadi sejak pukul 17.50 hingga pukul 18.00. Dan mencapai puncak pada pukul 18.20. Di dalam Islam bila terjadi gerhana bulan maka disunahkan untuk mengerjakan sholat gerhana.

(mrl)


Populer

×