Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Senin, 10 Februari 2014

Capres PPP Dideklarasikan Setelah Pileg 9 April


capres 2014

JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya membatalkan pencalonan Suryadharma Ali (SDA) sebagai Capres PPP. Pembatalan ini diputuskan setelah peserta Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II PPP sepakat mengusulkan sembilan nama bakal capres ke forum partai setelah pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg).

Sebelum Mukernas II PPP, nama Suryadharma Ali secara bulat menjadi bakal capres PPP. SDA sempat didukung oleh 20 Dewan Pimpinan Wilayah PPP, namun pada Mukernas di Bandung, sebanyak 26 DPW meminta agar tidak ada pendeklarasian capres tunggal dan mengusulkan sejumlah nama sebagai bakal capres.

“Ya, batal didekalarsikan, tapi pengusulan sembilan nama bakal capres tetap menjadi pertimbangan PPP ke depan setelah Pileg 9 April,” kata Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani pada wartawan di sela-sela acara Mukernas II PPP di Bandung, Minggu (9/2/2014).

Puncak acara Mukernas yang mengagendakan peringatan hari lahir ke-41 PPP dan deklarasi calon presiden RI 2014-2019, akhirnya puncak acaranya diganti dengan membacakan hasil rekomendasi Mukernas di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi Bandung (ITB).

Keputusan berhasil didapat pada rapat pleno terakhir Mukernas II PPP yang selesai pada Minggu (9/2) dini hari. Di dalam rapat itu menurut Yani, diputuskan bahwa sembilan nama bakal capres yang diusulkan akan diputuskan pada forum rapat pimpinan nasional (Rapimnas) PPP yang dilaksanakan setelah pileg 9 April.

“Keputusannya setelah Pileg karena PPP bisa malu kalau menetapkan capres sekarang, tapi suara partai tidak memenuhi atau kurang dari syarat presidential threshold sebesar 20 persen kursi DPR RI,” tegas Yani.

Menurut Yani, keputusan ada tidaknya deklarasi capres selanjutnya akan diserahkan ke forum Rapimnas PPP yang diadakan setelah Pemilu Legislatif 2014. “Sebab, PPP kan bisa malu kalau menetapkan capres duluan tapi kemudian perolehan suaranya tidak cukup,” katanya.
Senada dengan Ahmad Yani, Wakil Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa, agenda pada Minggu (9/2) siang adalah peringatan hari lahir PPP ke-41 serta pembacaan hasil-hasil sidang pleno Mukernas yang telah berlangsung selama dua hari. “Jadi, tidak benar kalau deklarasi capres itu batal karena desakan 26 DPW. Kan tetap ada 9 nama kandidat yang akan dideklarasikan setelah Pileg. Semua itu untuk mengakomodir semua suara di Mukernas,” kata Suharso. (am/gardo)


Populer


View Larger Map

Kantor PB Al Washliyah Jalan Jenderal Ahmad Yani No 41 Cempaka Putih Timur Jakarta Pusat. • Telp: 021.42800624

×