Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Sabtu, 27 Juli 2013

ARB: Islam Masa Depan Akan Lebih Baik


ARB (2)

JAKARTA – Islam masa depan akan lebih maju dan kuat serta akan lebh baik dan dihormati oleh masyarakat dunia. “Islam akan lebih maju lebih baik. Karena dihormati bukan karena ditakuti. Insya Allah agama kita akan menjadi contoh bagi masyarakat dan agama lain,” kata Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB)  dalam pidatonya mengadakan buka bersama (bukber) dengan masyarakat Betawi kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (27/7/2013)

ARB mengatakan, meski bukan partai agama, Golkar selalu memuliakan agama-agama lain.” Insya Allah apa yang kita harapkan negara yang moderen dan maju dapat kita dapatkan bagi anak-anak cucu kita. Pada akhirnya Indonesia menjadi negara maju berdaulat dimana Islam dijalankan para pemeluknya, paparnya.

ARB mengingatkan, alangkah bahagia kita kalau anak cucu, kelak mengenang kita sebagai pejuangag bangsa pejuang yang memoderenkan Indonesai. ” Kita harus introspeksi apakah kita sudah sebaiknya menjalankan agama dan berbakti bagi agama. Mudah-mudahan hubungan Golkar dengan masyarakat semakin baik,” paparnya.

Dalam buka puasa dengan Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR, hadir juga Ketua FPG Setya Novanto, Wakil Sekretaris Jenderal Tantowi Yahya, Anggota DPR Dapil DKI Jakarta II Fayakhun Andriardi, Nurul Arifin serta sejumlah pengurus lainnya.

Dalam kesempatan itu, ARB juga memberikan bantuan sebanyak 250 orang anak yatim dan dhuafa serta Masjid Baitul Hasan. Sebelumnya, ARB juga menyempatkan dirii menemui pengrajin dodol dan merasakan mengaduk dodol di kuali besar.ARB (3)

SIAP BERKOALISI

Dalam kesempatan itu, ARB mengungkapkan dirinya siap berkoalisi dengan kedua partai besar seperti Partai Demokrat ataupun PDIP dalam Pilpres tahun 2014 mendatang. ARB juga mengakui dirinya kini memiliki hubungan baik dengan kedua partai tersebut.

“Dua-duanya dekat,” katanya.

ARB juga mengungkapkan dirinya bisa saja menggaet calon wakil presiden dari praktisi yang bukan dari kalangan partai.

“Boleh juga dua-duanya. Politisi juga tidak semua baik atau buruk. SBY juga tentukan Boediono tanpa koalisi,” katanya. (gardo)


Populer

×