Kabar Washliyah

Jayalah Washliyah Zaman Berzaman
Jumat, 8 Maret 2013

Warga Washliyah Dibalik Keunggulan Gatot-T Erry


wizdan

SUMATERA UTARA baru selesai mengadakan Pemilihan Gubernur, Kamis (7/3/2013) dan Gatot Pujo Nugroho – Tengku Eery Nuradi, untuk sementara unggul. Yang menarik untuk diamati adalah pergerakan atau posisi Al Jam’iyatul Washliyah sebagai Ormas Islam terbesar di Sumatera Utara, memang Al Washliyah secara organisasi tidak mendukung salah satu calon untuk memimpin Sumatera Utara, tapi Al Washliyah mempersilahkan warganya untuk menentukan pilihannya masing-masing, karena setelah diamati ada lebih dari satu calon Gubernur yang memiliki hubungan langsung dengan organisasi yang sangat berpengaruh di Sumatera Utara ini.

Sebagai Ormas Islam yang mempunyai misi menegakkan Agama Islam jelaslah aqidah menjadi nilai yang tidak bisa ditawar di tubuh organisasi ini.

Kecendrungan warga Washliyah yang tetap menginginkan pemimpin yang fasyih terhadap Islam menjadi alasan mereka untuk memilih kedua pasangan tersebut. Dan Washliyah selalu menghimbau warganya dalam setiap pertemuan lokal maupun nasional untuk tetap mejadikan Islam sebagai satu-satunya landasan dan sumber dalam memutuskan apapun dalam kehidupan ini.

Pemikiran-pemikiran para pendiri Al Washliyah masih akan tetap menjadi pegangan warga Washliyah dalam mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara. Berpolitik dengan da’wah adalah pesan H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis, beliau adalah satu di antara pendiri Al Washliyah yang yang sangat disegani kawan dan lawannya pada masa beliau hidup, dan sampai kapanpun pesan beliau akan tetap dipegang teguh seluruh warga Washliyah dimapun dia berada. Dan saya meyakini siapapun kita akan berhasil dalam lapangan politik kalau tetap beriringan dengan lapangan da’wah.

Dari hal di atas maka sulit sekali membantah bahwa warga Washliyah tidak memberikan kontribusi besar terhadap kemenangan Gatot Pujo Nugroho, Karena Al Jam’iyatul Washliyah sudah sangat mengakar di Sumatera Utara dan tak mungkin bicara kepemimpinan Sumatera Utara tanpa mengikutsertakan Al Jam’iyatul Washliyah, kemudian kemenangan tersebut juga memberikan sinyal positif bagi Al Jam’iyatul Washliyah bahwa masyarakat Sumatera Utara sudah sangat religius.

Dan saya melihat Gatot Pujo Nugroho adalah sosok yang mumpuni dalam dua konteks pesan para pendiri Washliyah, beliau sangat tidak diragukan lagi komitmenya terhadap Islam. Kemudian kita berharap beliau dapat menjaga amanat masyarakat Sumatera Utara sampai akhir periode kepemimpinannya sekaligus bisa menjawab keraguan masyarakat kalau pemimpin Islam memang terbukti amanah. Semoga Sumatera Utara bisa semakin makmur dan bermartabat di bawah kepemimpinan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Eery Nuradi, bila nantinya hasil KPUD Sumatera Utara menetapkan pasangan ini menjadi pemenangnya. (****)

Wizdan Fauran Lubis
. Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Al Washliyah
. Cucu Pendiri Al Washliyah, HM Arsyad Thalib Lubis.


  • regardo

    Kemanangan biaanya karena uang dan kekalahan juga karena uang! Jadi, kader yang gila uang, maka mau jual apa saja!

Populer

×